Ragam AgrariaCerita di balik pembaruan Yahoo Mail

Cerita di balik pembaruan Yahoo Mail

ukuran ponsel semakin besar sehingga sulit untuk menjangkau menu di bagian atas layar dengan satu tangan

Jakarta ((Feed)) – Pada akhir September lalu Yahoo melakukan sejumlah perubahan, tidak hanya mengganti desain lago, namun juga memperbarui Yahoo Mail.

Dalam surat elektronik kepada (Feed), Senior Director of Product Management for Yahoo Mail, Joshua Jacobson, mengungkapkan bahwa proses pengembangan pembaruan Yahoo Mail dilakukan selama satu tahun.

“Sekitar satu tahun perencanaan, pembuatan prototipe, pengujian, dan pemahaman, kami bekerja sebagai tim dalam menyelesaikan berbagai masalah,” ujar Joshua.

Dalam proses pengembangan pembaruan Yahoo Mail, Joshua mengatakan Yahoo mencermati pengguna melalui penilaian, ulasan, umpan balik dan survei.

Tidak hanya itu, Yahoo bahkan mengundang pengguna untuk terlibat dalam pembaruan Yahoo Mail.

“Seminggu sekali kami mengundang beberapa dari mereka ke kantor kami untuk mempelajari bagaimana kami bisa menyelesaikan masalah yang mereka alami saat menggunakan email,” kata Joshua.

Baca juga  BPBD sebut kabut asap di Kapuas Hulu kiriman dari daerah lain

Joshua menyebut ukuran ponsel semakin besar sehingga sulit untuk menjangkau menu di bagian atas layar dengan satu tangan, menjadi salah satu masalah yang dirasakan pengguna.

Pengguna juga seringkali merasa sulit untuk menemukan hal-hal seperti lampiran, dan merasa semua data yang terkubur di tengah-tengah banyaknya pesan. Fitur-fitur baru pada aplikasi Yahoo Mail berusaha mengatasi masalah tersebut.

Berikut lima fitur baru Yahoo Mail.

1. Disain tampilan
Antarmuka diubah dan dibangun dengan mempertimbangkan layar ponsel yang lebih tinggi memungkinkan untuk penggunaan satu tangan secara intuitif dengan bilah navigasi baru di bagian bawah layar.

2. Foto dan file satu tempat
Terdapat View yang memungkinkan akses dan navigasi mudah untuk semua lampiran surat, termasuk berkas penting, dokumen perjalanan, tiket acara, dan foto.

3. Manajemen langganan email
Dengan View khusus bagi yang berlangganan, pengguna dapat menelusuri email berlangganan mereka dan berhenti berlangganan newsletter apa pun dengan sekali tekan tanpa meninggalkan aplikasi.

Baca juga  KLHK optimistis target pengurangan gas rumah kaca tercapai

4. Tema
Kini pengguna dapat memilih 14 warna berbeda yang tersedia dalam mode terang atau gelap.

5. Aksesibilitas
Mendukung pembaca layar, seperti Talkback di Android dan VoiceOver di iOS untuk pengguna dengan gangguan penglihatan, dan mendukung pengubahan ukuran teks guna meningkatkan kontras bagi pengguna dengan penglihatan yang kurang baik.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...