Ragam AgrariaKaspersky deteksi lebih dari 100 juta serangan pada perangkat pintar

Kaspersky deteksi lebih dari 100 juta serangan pada perangkat pintar

Jakarta ((Feed)) – Kaspersky honeypots telah mendeteksi sebanyak 105 juta serangan pada perangkat yang terhubung ke Internet (Internet of Things/IoT) yang berasal dari 276.000 alamat IP unik dalam paruh pertama 2019.

Dalam keterangan tertulis yang diterima (Feed) di Jakarta, Senin, Kaspersky menyebutkan pelaku kejahatan siber mengintensifkan upaya mereka dalam membuat dan monetisasi bot IoT dengan memanfaatkan kelemahan keamanan produk IoT,

Angka itu sembilan kali lebih banyak dari jumlah yang ditemukan pada enam bulan pertama 2018, di mana hanya sekitar 12 juta serangan yang terlihat berasal dari 69.000 alamat IP.

Pelaku kejahatan siber menggunakan jaringan perangkat pintar yang terinfeksi untuk melakukan serangan DDoS atau sebagai proxy untuk jenis aksi berbahaya lainnya.

Untuk mempelajari serangan tersebut bekerja dan bagaimana pencegahannya, para ahli Kaspersky menciptakan honeypots sebagai perangkat umpan yang digunakan untuk menarik perhatian para pelaku kejahatan siber dan menganalisis aktivitas mereka.

Baca juga  Lantamal VI sosialisasikan NBOD untuk mendekatkan TNI-masyarakat

Berdasarkan analisis data yang dikumpulkan dari honeypots, serangan pada perangkat IoT biasanya tidak begitu canggih, tetapi pengguna mungkin tidak menyadari perangkat mereka sedang dieksploitasi.

Keluarga malware di balik sejumlah 39 persen serangan itu adalah Mirai. Mirai mampu menggunakan eksploit, yang berarti bahwa botnet itu dapat lolos melewati kerentanan lama ke perangkat dan mengendalikannya.

Teknik lainnya adalah pemaksaan kata sandi, yang merupakan metode terpilih dari keluarga malware yang paling banyak tersebar di urutan kedua, yaitu Nyadrop.

Nyadrop terlihat pada 38,57 persen serangan dan sering berfungsi sebagai pengunduh Mirai. Keluarga itu telah menjadi tren sebagai salah satu ancaman paling aktif selama beberapa tahun sekarang.

Ancaman botnet paling umum yang menyerang perangkat pintar di urutan ketiga adalah Gafgyt dengan 2,12 persen juga menggunakan metode brute-forcing.

Selain itu, para peneliti dapat menemukan lokasi yang menjadi sumber infeksi paling sering pada paruh pertama 2019. Lokasi tersebut adalah China, dengan 30 persen dari keseluruhan serangan yang terjadi di negara itu, Brasil dengan 19 persen, dan diikuti oleh Mesir 12 persen.

Baca juga  Setelah glass skin, mochi skin jadi tren kecantikan terkini

Berbeda dengan situasi paruh pertama 2018 di mana Brasil memimpin dengan 28 persen, China menjadi yang kedua dengan 14 persen, dan Jepang mengikuti dengan 11 persen.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...