Ragam AgrariaAksi protes 'Pecat Woodward' warnai laga MU vs Liverpool

Aksi protes 'Pecat Woodward' warnai laga MU vs Liverpool

Jakarta ((Feed)) – Fans Manchester United melancarkan aksi protes ‘Pecat Woodward’ dengan menerbangkan pesawat yang membawa tulisan “Ed Still Failing. Woodward Out” (Ed gagal. Woodward Keluar) pada laga kesembilan Liga Inggris MU versus Liverpool di Old Trafford, Minggu.


Protes tersebut ditujukan kepada Wakil Ketua Eksekutif Manchester United Ed Woodward yang dianggap fans gagal membawa MU menjuarai Liga Inggris beberapa musim dan memiliki predikat terburuk sejak 1989-1990.

Pada laga MU versus Liverpool, para fans membawa beberapa spanduk salah satunya bertuliskan “Glazers Out Woordwar Out over 1B pound stolen from MUFC” (Glazers keluar. Woodward keluar. Sekitar 1B pound dicuri dari MUFC).


Selama bertahun-tahun, Woodward telah menjadi subjek kritikan pedas atas kegagapannya dalam perekrutan pemain dan manajer dalam enam tahun terakhir sejak Alex Ferguson pensiun pada 2013 lalu.

Baca juga  Maizura hafalkan dialog kesurupan sebelum audisi film "Bebas"

Woodward pun dianggap telah membuat United menjadi klub komersial, bukan klub sepakbola. Anggapan tersebut didukung saat data dari Deloitte Football Money League melaporkan bahwa MU menjadi klub dengan pendapatan terbesar ketiga di dunia pada musim 2017/2018 yakni sebesar 666 juta euro, berada di bawah Real Madrid (674,6 juta euro) dan Barcelona (648,3 juta euro).

Namun ternyata pendapatan fantastis itu tidak sejalan dengan penampilan United di lapangan. Sejak musim lalu, penampilan Setan Merah belepotan dan belum memenangkan gelar liga sejak Ferguson hengkang. Bahkan klub yang bermarkas di Old Trafford itu sulit untuk bisa bangkit hingga bersaing di empat besar. ​​​​​​​

Fans MU semakin murka saat Woodward dalam sebuah pertemuan dengan para pemegang saham klub tahun lalu menyatakan bahwa “penampilan yang bagus tidak memberikan dampak yang berarti untuk bisnis,” demikian dikutip dari ESPN.

Baca juga  PPOP Jakarta tak ingin ngotot juara di IIWC Semarang

Setelah Woodward mengeluarkan pernyataanya itu, penggemar The Red Devils pun gencar melakukan protes. Mereka meminta agar Keluarga Blazer yang telah mengambil alih klub sejak 2005, dan Woodward untuk angkat kaki karena dinilai hanya mengeruk keuntungan semata, tanpa memikirkan kualitas dan penampilan para pemain.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...