Ragam AgrariaLDII Kota Makassar komitmen mengurangi sampah di laut

LDII Kota Makassar komitmen mengurangi sampah di laut

agar masyarakat punya kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan

Makassar ((Feed)) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Makassar berkomitmen melestarikan lingkungan melalui aksi mengurangi sampah plastik di lautan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi bersih-bersih pantai sebagai bagian dari kampanye ‘Against Marine Debris’ di Pantai Villa Biru Tanjung Bunga, Minggu.

Pengurus LDII Kota Makassar, H Harun menyampaikan aksi yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian LDII terhadap pelestarian lingkungan, sebab diketahui Indonesia merupakan salah satu penghasil sampah plastik terbesar di dunia setelah China.

“Sehingga dengan adanya kegiatan ini kita ingin agar masyarakat punya kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ucapnya

Dalam aksi ini, para jama’ah LDII memungut sampah plastik di sekitar daerah pasang surut Pantai Villa Biru, Tanjung Bunga.

Adapun jenis sampah plastik yang paling banyak ditemukan antara lain; pipet air minum, gelas kemasan, botol plastik dan tutup botol, pembungkus cemilan, puntung rokok, popok bayi dan kantong plastik.

Baca juga  Pemkot Bekasi targetkan bebas plastik 2020

Kampanye Against Marine Debris ini diharapkan bisa terselenggara secara berkelanjutan, melibatkan massa lebih banyak dari masyarakat sehingga gerakan bersih-bersih pantai memiliki dampak yang lebih luas.

“Harapan kami apa yang dilaksanakan dapat berjalan dan bersinergi dengan program Pemerintah Kota Makassar yakni; Clean, Comfort and Continuity,” terangnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...