Ragam AgrariaFilm "Imperfect" rilis poster bermetafora timbangan

Film "Imperfect" rilis poster bermetafora timbangan

Jakarta ((Feed)) – Film “Imperfect : Karier, Cinta, & Timbangan” merilis poster resmi yang menampilkan dua pemeran utama, yaitu Reza Rahadian dan Jessica Mila yang berada di atas alat penimbang bobot tubuh.

Ernest Prakarsa sebagai sutradara, dalam keterangan tertulis yang diterima (Feed) di Jakarta, Minggu, mengatakan kehadiran timbangan di poster dan sub-judul filim itu bermakna ganda.

Secara harafiah, alat itu memang untuk menimbang bobot tubuh. Tapi di sisi lain, timbangan juga kerap jadi indikator kebahagiaan, terutama bagi kaum perempuan.

“Secara metafora, timbangan adalah perlambang dari bagaimana bobot hidup kita diukur oleh masyarakat,” ungkap
Ernest tentang film yang diadaptasi dari novel “Imperfect” karya Meira Anastasia itu.

Sesuai dengan materi aslinya, film “Imperfect : Karier, Cinta, & Timbangan” akan mengangkat tema mengenai perundungan terhadap tubuh (body shaming) yang dialami perempuan, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Baca juga  Anies ancam tutup pabrik penyebab polusi udara

Film kelima besutan Ernest itu berkisah mengenai Rara (Jessica Mila) yang terlahir dengan gen gemuk dan kulit sawo matang, warisan sang ayah. Sementara adiknya, Lulu (Yasmin Napper) mengikuti gen ibu mereka Debby (Karina Suwandi) yang merupakan mantan peragawati pada 1990-an.

Rara bekerja sebagai manajer riset di sebuah perusahaan kosmetik. Meskipun mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari lingkungan sekitar, Rara tetap mencintai pekerjaannya. Bersyukur terdapat sosok Dika (Reza Rahadian), kekasih yang mencintai Rara apa adanya.

Suatu hari, muncul peluang bagi Rara untuk naik jabatan di kantor. Tapi, bos Rara yakni Kelvin (Dion Wiyoko) mengharuskan Rara mengubah total penampilannya jika dia mau mengemban tanggung jawab baru itu.

Apakah Rara dapat membuktikan dirinya sendiri? Film itu segera tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia pada 19 Desember 2019.

Baca juga  iPhone XR tetap yang terlaris di AS

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...