Ragam AgrariaTips merawat jaket dan sepatu "custom"

Tips merawat jaket dan sepatu "custom"

Jakarta ((Feed)) – Tren busana street wear yang kasual dan santai, masih menjadi idola banyak orang, terutama anak muda di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.

Gaya busana ini identik dengan graphic t-shirt, hoodie, jaket, hingga sepatu sneakers. Dengan warna dan model yang tidak terlalu mencolok, maka tak mengherankan tren custom di dalam style ini muncul di antara para penggemarnya.

“Orang-orang banyak yang mau punya barang yang beda sendiri. Maka dari sanalah jaket sampai sepatu custom itu ada,” kata Muhammad Azka dari spesialis barang custom, Never Too Lavish di Jakarta, Jumat.

Selain unik dari sisi desain maupun pembuatannya, barang custom memiliki cara perawatan yang sedikit berbeda dibandingkan dengan barang yang belum dimodifikasi, karena umumnya barang custom didesain dengan menggunakan cat tertentu.

Baca juga  Semen Padang FC liburkan pemain usai dua laga tandang

Tips pertama adalah jangan mencuci sembarangan. Menurut Azka, semakin sering jaket atau sepatu custom dicuci, ditakutkan intensitas warnanya akan menurun dengan cepat pula.

“Perawatannya, jangan dicuci sembarangan dan terlalu sering, terutama buat jaket sama sepatu. Tidak ada waktu tertentu untuk mencucinya, sih, tergantung pemakaian,” kata dia.

Namun, pria dari brand yang membuat jaket custom NKRI yang pernah dikenakan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu itu pun mengatakan, jika ingin mencuci, ia menyarankan untuk dicuci secara dry clean.

“Dan buat mencuci, saya lebih rekomen buat dicuci secara dry clean saja. Pokoknya jangan sembarangan dan jangan terlalu sering,” paparnya.

Tak hanya itu, pemilik jaket maupun sepatu custom juga sebaiknya mengerti seperti apa bahan yang dimiliki oleh produknya itu, sehingga bisa menyesuaikan perawatan yang lain dengan hati-hati.

Baca juga  Christian Sugiono puji menteri muda di Kabinet Indonesia Maju

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...