Ragam AgrariaPesawat Pangeran William kembali ke Lahore akibat badai petir

Pesawat Pangeran William kembali ke Lahore akibat badai petir

Jakarta ((Feed)) – Pangeran William dan Kate Middletone mengalami pengalaman mendebarkan usai kunjungan mereka di Pakistan.

Setelah disibukkan dengan berbagai kegiatan di Lahore, Pakistan, seperti dikutip People, Jumat, pasangan kerajaan Inggris itu lantas kembali ke Islamabad menggunakan jet pribadi ketika badai petir yang dahsyat menghantam wilayah itu.

Namun, petir tampak jelas terlihat dari sisi sayap kanan pesawat dalam perjalanan mereka. Petir dan angin kencang menyebabkan pesawat mengalami turbulensi dan berguling ke samping ketika pesawat berada di atas wilayah Islamabad.

Meskipun upaya terbaik pilot pada saat itu adalah mendaratkan RAF Voyager di dua bandara yang berbeda, pesawat tetap harus kembali ke Lahore.

Penerbangan itu seharusnya memakan waktu sekitar 25 menit, tetapi pesawat itu berada di udara selama dua jam.

“Kilat besar itu adalah RAF Voyager, yang membawa William, Kate, dan media, melewati (petir) – dua pendaratan yang dibatalkan di Islamabad akibat badai dan kami kembali ke Lahore,” demikian unggahan salah satu reporter dari Press Association Emma Louise Bowden di akun media sosial Twitter @Emmabowds.

Baca juga  DeAnna Price jadi perempuan AS pertama raih juara dunia lontar martil

Setelah mendarat, pilot RAF Voyager yang berpengalaman itu meyakinkan anggota media yang duduk di bagian belakang, dan memberi pilihan untuk menghabiskan malam di Lahore, atau mereka kembali ke ibukota pada malam itu juga.
 


Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...