Ragam AgrariaGenBI Jember lestarikan alam bangun ecotourisme Ranu Klakah Lumajang

GenBI Jember lestarikan alam bangun ecotourisme Ranu Klakah Lumajang

Lumajang, Jawa Timur ((Feed)) – Generasi Baru Indonesia (GenBI) yang merupakan komunitas mahasiswa penerima beasiswa dari Bank Indonesia menggelar aksi bersih Indonesia 2019 dengan mengelola sampah dan melestarikan alam untuk bangun ecotourism di Ranu Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis.

Kegiatan itu merupakan program kerja GenBI Goes To Village yang merupakan salah satu bentuk kepedulian komunitas GenBI terhadap masyarakat dan lingkungan pedesaan.

“Anggota GenBI bersama warga sekitar membersihkan lingkungan Ranu Klakah dari sampah dan pemasangan papan slogan tentang lingkungan, sehingga diharapkan dapat menanamkan kepedulian warga tentang kebersihan lingkungan dan mendukung sektor pariwisata di sana,” kata Ketua GenBI Jember Nur Rifa di Lumajang.

Menurutnya puncak kegiatan tersebut yakni dengan melakukan restocking ikan sebanyak 50.000 benih ikan yang diberikan Dinas Kelautan dan Perikanan kepada kelompok budi daya ikan sebagai salah satu upaya menambah persediaan ikan di Ranu Klakah.

Baca juga  Wayang orang kembali tampil di Jerman setelah 30 tahun

Dengan mengendarai perahu hingga ke tengah Ranu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Lumajang Yos Sudarso bersama Kepala Tim Layanan Administrasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Febrina bersama kelompok budidaya ikan dan pokdarwis ikut melepas benih ikan di Ranu Klakah.

“Saat ini kami sedang melakukan kajian wisata Lumajang sebagai destinasi wisata agar tahun depan bisa meningkat jumlah wisatawannya,” kata Kepala Tim Layanan Administrasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember Febrina di Lumajang.

Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Lumajang Yos Sudarso berterima kasih atas kepedulian mahasiswa terutama GenBI Jember telah melaksanakan kegiatan bersih Indonesia di Lumajang.

“Saya berharap bahwa Ranu Klakah menjadi wisata andalan Kabupaten Lumajang, sehingga kami mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk menjaga dan memelihara agar wisata Ranu Klakah menjadi wisata yang bersih, sehat, hijau, dan asri,” tuturnya.

Baca juga  Cabal/Farah pimpin klasemen sementara Nitto ATP Finals

Selain menebar benih, GenBI Jember juga melakukan kegitan mural art untuk menyulap dinding Ranu Klakah yang polos menjadi penuh lukisan dan tulisan karya anggota GenBI dengan warga sekitar.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...