Ragam AgrariaSimon akui Indonesia kalah karena kurang konsentrasi

Simon akui Indonesia kalah karena kurang konsentrasi

Laga ini level Piala Dunia. Gesekan sedikit saja di kotak terlarang bisa berbuah penalti untuk lawan

Gianyar, Bali ((Feed)) – Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy mengatakan kurang konsentrasi adalah alasan skuatnya kalah 1-3 melawan  Vietnam dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

“Ada saat di mana kami tidak konsentrasi dan itu membuat kami kebobolan tiga gol,” kata Simon dalam konferensi pers usai pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa malam.

Pelatih asal Skotlandia itu mencontohkan gol pertama Vietnam oleh Do Duy Manh yang tercipta dari kemelut yang didahului tendangan penjuru.

Menurut Simon, arah tendangan sudut itu sebenarnya harus sudah terbaca sehingga bisa dihalau barisan belakang timnya. Namun, konsentrasi yang kurang membuat lawan bisa menjebol gawang timnas.

Baca juga  Rinaldy Yunardi senang sabet juara umum WOW Award

Bek sekaligus kapten Indonesia Rudolof Yanto Basna gagal menyapu bola di garis gawang yang membuat Duy Manh dengan mudah mencetak gol.

“Pemain kami seharusnya sudah mengetahui ke mana bola itu mengarah. Sayangnya kami kurang konsentrasi,” tutur Simon.

Lalu untuk gol kedua yang berasal dari tendangan penalti kapten Vietnam Que Ngoc Hay, Simon menilai hal itu karena wasit menganggap gesekan yang tidak seberapa antara Yanto Basna dan pemain lawan sebagai pelanggaran.

“Laga ini level Piala Dunia. Gesekan sedikit saja di kotak terlarang bisa berbuah penalti untuk lawan,” kata dia.

Sementara untuk gol ketiga Vietnam dari kaki Nguyen Tien Linh, lagi-lagi kesalahan pemain Indonesia menjadi awal mula.

Riko Simanjuntak dan Muhammad Abduh Lestaluhu tidak bisa mempertahankan bola yang direbut pemain Vietnam untuk berlanjut menjadi umpan terobosan yang dikonversi menjadi gol oleh Tien Linh.

Baca juga  ROG Store ditargetkan genjot 50 persen penjualan ASUS

Meski demikian, di luar gol-gol yang terjadi ke gawang timnya, Simon menila secara umum anak-anak asuhnya bermain Bagus dalam pertandingan tersebut.

“Pertahanan dan organisasi kami 70-80 persen bagus. Tiga gol Vietnam itu hadiah dari kami,” kata Simon.

Vietnam mencetak tiga gol dari Do Duy Manh, Que Ngoc Hai, dan Nguyen Tien Linh, sedangkan satu gol Indonesia dilepaskan Irfan Bachdim beberapa menit sebelum laga berakhir.

Hasil itu membuat Indonesia belum pernah menang dari empat pertandingan Grup G sehingga terbenam di dasar klasemen tanpa poin.

Ada pun Vietnam naik ke posisi kedua dengan mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...