Ragam AgrariaDidiet Maulana ungkap tantangan bikin seragam awak kabin

Didiet Maulana ungkap tantangan bikin seragam awak kabin

Jakarta ((Feed)) – Desainer Didiet Maulana mengungkapkan tantangannya ketika harus mendesain 18 set pakaian seragam awak kabin Garuda Indonesia bertajuk “Puspa Nusantara”.

Dengan proses kreatif selama kurang lebih lima bulan, Didiet mengatakan ia dan tim harus melakukan desain serta pewarnaan kain tenun yang didominasi warna ungu dan cokelat bertajuk “purnama” itu.

“Proses kreatifnya agak cepat, ya, kurang lebih sekitar lima bulan. Tenunnya sekitar satu bulan dan kita juga pararel untuk desainnya,” kata Didiet di sela-sela peluncuran seragam tematik “Puspa Nusantara” di The Tribata, Dharmawangsa, Senin.

Selain cepatnya proses kreatif dan kesan visual yang menarik serta berbeda, desainer dan pemilik produk fesyen IKAT itu mengatakan dirinya juga harus mengedepankan sisi fungsi di setiap seragam awak kabin.

Didiet Maulana menjelaskan konsep seragam tematik “Puspa Nusantara” yang diluncurkan di The Tribata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019). ((Feed)/Dea N Zhafira)

“Dari sisi fungsionalnya juga harus kita perhatikan, misalnya untuk keamanan, mereka (maskapai) punya marka-markanya,” kata Didiet.

Baca juga  Seluruh wilayah di Papua Barat diperkirakan hujan Selasa-Rabu

“Keamanan misalnya, panjang lengan jangan sampai terlalu lebar dan panjang, untuk mencegah lengannya jatuh ke makanan. Kain bawahnya juga masih bisa digunakan di situasi darurat, karena di kain itu ada sistem karet dan bisa dibuat pramugari untuk berlari,” lanjut dia.

Seragam untuk pramugari Garuda Indonesia Didiet desain dengan sentuhan ala kebaya Kartini yang telah dimodifikasi.

Pada kebaya tersebut, ia mengaplikasikan kain tenun untuk sabuk, yang terinspirasi oleh “senteng”, sabuk kain ikat yang merupakan elemen penting pada pakaian adat perempuan Bali.

Sedangkan untuk pramugara, Didiet menyematkan sedikit tenun pada bagian saku dan leher sehingga memberi kesan elegan.

Sementara itu, jadwal khusus penerbangan Garuda Indonesia yang akan dilayani oleh awak kabin berseragam tematik ini dijadwalkan akan dimulai pada Jumat (18/10) dan Minggu (20/10) untuk beberapa rute seperti Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Denpasar.

Baca juga  Reza Rahadian harap GKFP munculkan talenta baru di industri film

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...