Ragam AgrariaKomik "Sri Asih" versi baru akan hadir di Webtoon

Komik "Sri Asih" versi baru akan hadir di Webtoon

Jakarta ((Feed)) – Versi baru karakter jagoan “Sri Asih” akan dihadirkan dalam format komik dan akan dipublikasikan melalui layanan publikasi Webtoon paling lambat pada awal 2020.

“Sri Asih akan tayang di Line Webtoon, paling cepat akhir tahun ini atau awal tahun depan. Sekarang, kami dalam tahap pengembangan,” ujar General Manager Bumi Langit Is Yuniarto dalam konferensi pers Indonesia Comic Com 2018, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu.

Berbeda dengan versi lama komik yang pernah tayang pada 1954, komik “Sri Asih” versi terbaru akan menampilkan kisah yang kekinian dan kostum karakter yang baru.

Komik Sri Asih menceritakan perjalanan tokoh Sri Asih sebagai perempuan muda titisan Dewi Asih yang menjalankan hidup sebagai jagoan di dunia masa kini.

Karakter ciptaan RA Kosasih itu memiliki kekuatan menggandakan diri serta memiliki selendang sakti.

Baca juga  Sociolla raih pendanaan Seri D senilai Rp567 miliar

Dalam komik versi lama, Sri Asih mengenakan kostum seperti penari, lengkap dengan selendang dan hiasan pada telinga.

 

Gambaran umum komik “Sri Asih” versi baru yang diperlihatkan di sela Indonesia Comic Con 2019, Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (13/10/2019). ((Feed) News/Lia Wanadriani Santosa)

Sementara pada versi baru, sang jagoan akan hadir mengenakan kostum berwarna hitam, dengan artibut selendang tapi lebih fleksibel untuk bergerak.

“Versi lama kostum seperti penari, ada selendang panjang. Di sini, kostum didominasi warna hitam dan emas, lebih fungsional, tidak ribet. Atributnya ada hiasan telinga dan selendang,” ujar Is.

Selain versi Webtoon, Sri Asih juga akan dihadirkan dalam komik versi cetak. Tapi, waktu perilisannya masih mempertimbangkan sejumlah hal.

Komikus dan penulis yang terlibat dalam komik ini adalah Devita Krisanti dan Archie the Redcat.

Mengenai cerita dalam komik, Devita belum bisa menggambarkan garis besarnya karena masih dalam tahap konseptual. Kendati begitu, dia tidak menampik jika akan ada unsur romansa yang masuk ke dalam cerita.

Baca juga  Bos Atalanta murka andalannya cedera pada laga persahabatan

“Sekarang masih konsep. Yang kami buat tentunya ada unsur jagoan, ada adegan action. Romance mungkin saja ada,” kata dia.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...