Ragam AgrariaPeraih emas Asian Games di urutan dua kualifikasi Balap Downhill

Peraih emas Asian Games di urutan dua kualifikasi Balap Downhill

Kudus ((Feed)) – Pebalap downhill nasional Khoiful Mukhib yang meraih medali emas pada Asian Games 2018 berada di urutan kedua dengan catatan waktu 3 menit 27,237 detik di kelas Men elite pada sesi kualifikasi kejuaran 76 Indonesian Downhill 2019 yang digelar di Ternadi Bike Park, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.

Catatan waktu pembalap asal Jepara tersebut masih kalah dengan Pahraz Salman Alparisi yang meraih catatan terbaik di kelas Men Elite dengan waktu 3 menit 23,836 detik.

Sementara Popo Ariyo Sejati melengkapi tiga teratas Seeding Run dengan torehan waktu 3 menit 27,489 detik.

“Babak kualifikasi atau ‘seeding run’ hari ini (12/10) berjalan cukup lancar. Peraih catatan waktu terbaik akan memulai balapan dari urutan belakang,” kata Direktur Indonesian Downhill Parama Nugroho ditemui usai menyaksikan sesi Seeding Run Kejuaraan Indonesian Downhill 2019 seri 3 di Ternadi Bike Park, Kabupaten Kudus, Sabtu.

Baca juga  Kalahkan Brescia bukti Juve bisa main dalam segala formasi

Ia mengungkapkan keuntungan memulai dari urutan belakang tentunya sangat banyak karena mengetahui minimal tiga peserta sebelumnya berapa catatan waktunya.

Persaingannya, lanjut dia, diperkirakan akan cukup ketat karena di kelas Men Elite ada yang juara Asian Games 2018, sehingga persaingannya sangat ketat.

Terkait dengan karakter trek balapan di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu, lebih panjang dibandingkan dengan trek di seri sebelumnya.

“Karakter treknya juga cukup laju. Ada rock garden yang cukup panjang dan level kejuaraannya sama dengan yang di Bromo masuk dalam kalender UCI (Union Cycliste Internationale) kategori C1,” ujarnya.

Dengan kategori C1, kata dia, poinnya cukup tinggi sehingga rider yang berlomba di Ternadi akan mendapat poin 60.

“Poin tersebut satu level di bawah continental, dengan poin tersebut atlet Tanah Air memiliki peringkat dunia lebih baik,” ujarnya.

Baca juga  Pochettino malas komplain soal VAR

Kelas Men Elite sendiri terdapat 15 pembalap yang akan bersaing pada sesi final yang digelar Minggu (13/10).

Di lintasan sepanjang 2,3 kilometer, catatan waktu terbaik wanita pembalap downhill diraih Tiara Andini Prastika yang turun di kelas Women Elite dengan catatan 4 menit 00,587 detik.

Sementara peraih medali emas di Asian Games 2018, Ayu Triya Andriana juga harus puas diposisi kedua dengan catatan waktunya 4 menit 24,743 detik, sedangkan peringkat ketiga yakni Nia Vanessa dengan catatan waktu 4 menit 30,701 detik.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...