Ragam AgrariaUnggulan utama Nita/Putri gagal ke semifinal WJC 2019

Unggulan utama Nita/Putri gagal ke semifinal WJC 2019

Kami sangat kecewa. Kami berharap di WJC 2019 bisa dapat gelar juara, tapi ternyata masuk semifinal saja tidak

Jakarta ((Feed)) – Wakil ganda putri Indonesia Nita Violina Marwah/Putri Syaikah gagal melangkah ke semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia Junior (WJC) 2019 yang digelar di Kazan, Rusia.

Dalam pertandingan babak perempat final hari ini (11/10), Nita/Putri ditaklukkan oleh unggulan ke-13 asal Jepang Kaho Osawa/Hinata Suzuki dalam waktu 47 menit dengan skor 16-21, 19-21.

Unggulan pertama ini pun tak bisa meramaikan babak semifinal nomor ini yang akan dipertandingkan esok Sabtu.

Nita mengaku kecewa pada hasil pertandingan tersebut karena gagal mencapai target memenangkan gelar juara ganda putri WJC 2019.

“Kami sangat kecewa. Kami berharap di WJC 2019 bisa dapat gelar juara, tapi ternyata masuk semifinal saja tidak. Masih banyak yang harus diperbaiki, baik teknik maupun non teknik, harus dimatangkan lagi,” kata Nita dalam laman badmintonindonesia.org, Jumat.

Baca juga  Budaya merantau jadi kendala Sumbar nikmati bonus demografi

Putri mengaku kerap merasa tertekan oleh serangan-serangan lawan selama laga tersebut.

Ketika berniat untuk balik menyerang, pertahanan pasangan Jepang itu lebih rapat sehingga sulit ditembus.

“Pasangan Jepang itu tenaganya kuat, pertahanannya juga lebih rapat. Kami banyak tertekan dengan perlawanan mereka. Selain itu, mereka juga suka mengubah pola permainan. Intinya, mereka lebih siap,” tambah Putri.

Selain Nita/Putri, ganda putri lainnya, unggulan ketujuh Melani Mamahit/Tryola Nadia juga terhenti pada perempat final setelah menyerah 13-21, 13-21, kepada unggulan kedua asal China Li Yi Jing/Luo Xu Min.

Satu-satunya wakil ganda putri Indonesia yang lolos ke semifinal adalah unggulan ketiga Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang menyingkirkan pasangan Jepang Atsumi Miyazaki/Chihiro Uchiyama 24-22, 17-21, 21-17.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...