Ragam AgrariaPelatih Pikal anggap Persebaya kurang beruntung

Pelatih Pikal anggap Persebaya kurang beruntung

Surabaya ((Feed)) – Pelatih Persebaya Wolfgang Pikal menganggap timnya kurang beruntung saat bermain melawan Borneo FC yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat malam.

“Babak pertama kami menguasai, babak kedua kami juga punya banyak peluang, tapi belum ada rejeki menjadi gol,” ujarnya usai pertandingan.

Skor imbang tersebut, kata dia, bukan merupakan hasil yang diharapkan karena target semula adalah tiga poin setiap bermain di kandang.

Kendati demikian, eks-Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu mengaku bangga terhadap perjuangan anak asuhnya dan berjanji melakukan evaluasi untuk menatap laga berikutnya.

“Pemain sudah bekerja keras di lapangan, tapi hasil akhir memang mengecewakan. Latihan ke depan harus ada perbaikan agar penyelesaian akhir lebih berhasil,” ucapnya.

Pemain Persebaya Rendi Irwan Saputra sependapat dengan pelatih Pikal dan menilai timnya kurang beruntung sehingga tak bisa mengonversikan setiap peluang menjadi gol.

Baca juga  Belva Devara jadi Stafsus Presiden, bagaimana nasib Ruangguru?

“Setiap latihan, kami selalu mengasah penyelesaian akhir, tapi di lapangan masih gagal. Memang belum rejeki kami,” katanya.

Hasil akhir pertandingan membuat Persebaya tetap berada di peringkat delapan dengan raihan 31 poin dari hasil tujuh kali menang, sepuluh kali imbang dan lima kali menderita kekalahan.

Sedangkan, Borneo FC naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi 34 poin hasil delapan kali menang, sepuluh seri dan tig kali menelan kekalahan.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...