Ragam AgrariaTimnas voli pantai mulai adaptasi dengan cuaca Doha

Timnas voli pantai mulai adaptasi dengan cuaca Doha

Jakarta ((Feed)) – Timnas bola voli pantai 4×4 Indonesia tidak ingin membuang waktu dan langsung melakukan adaptasi cuaca dengan melakukan latihan di Gharafa Beach Complex Doha, Qatar, Jumat, sebelum menjalani pertandingan resmi World Beach Games 2019.

Tio Kusuma Sentoso dan kawan-kawan diharapkan bisa secepatnya menyesuaikan diri mengingat kondisi cuaca di Qatar berbeda dengan di Indonesia bahkan terbilang cukup ekstrem.

“Anak-anak harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem sekaligus untuk mengenal karakter lapangan. Cuaca di Qatar cukup panas hingga mencapai 40 derajat celcius,” kata pelatih timnas bola voli pantai 4×4 Slamet Mulyanto dalam keterangan resminya.

Meski cuaca cukup ekstrem, Slamet Mulyanto mengaku tidak mempermasalahkan. Bahkan pihaknya menyebut kondisi tersebut bakal menjadi keuntungan bagi timnas bola voli pantai Indonesia.

“Cuaca ekstrem ini sangat menguntungkan bagi kita. Sebab, anak-anak kan sudah terbiasa bermain di tengah cuaca panas. Mereka tinggal hanya menyesuaikan saja dengan kondisi cuaca dan lapangan,” kata Slamet.

Baca juga  Orang tua bayi yang sempat ditahan laporkan RSUP M Djamil ke Ombudsman

Demi memaksimalkan kemampuan pemain, tim kesehatan Indonesia juga terus memantau perkembangan atlet termasuk menyiapkan program bagaimana untuk mengantisipasi dehidrasi.

“Kita sudah mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem di Qatar. Menu makanan dan minuman pun kita sudah atur agar pemain voli pantai Indonesia tidak mengalami dehidrasi saat pertandingan nanti,” kata dr Pandu Putu.

Kesiapan timnas bola voli pantai Indonesia juga tidak luput dari pantauan Komandan Kontingen Indonesia (CdM), Hellen Sarita de Lima. Bahkan wanita yang sebelumnya menjabat Plt Sekjen KOI terus menanyakan bagaimana kondisi atlet maupun fasilitas yang diperoleh.

“Saya sengaja datang ke lokasi tempat latihan untuk memastikan tim voli pantai mendapatkan layanan yang diinginkan. Apalagi, saya mendapatkan informasi bahwa ada tim-tim yang mengalami cedera saat melakukan latihan di tempat pertandingan karena kondisi pasir yang keras,” kata Hellen.

Baca juga  Sebarkan pornografi, Kominfo denda Rp100 juta per konten

Namun, kata dia, kondisi tersebut tidak dialami kontingen Indonesia karena pemain sudah cocok dengan kondisi pasir lapangan voli pantainya.

Selain ke voli pantai, CdM juga memantau kesiapan atlet lainnya dari cabang basket 3×3 dan karate.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...