Ragam AgrariaBottas kembali ungguli Hamilton, Mercedes dominasi latihan GP Jepang

Bottas kembali ungguli Hamilton, Mercedes dominasi latihan GP Jepang

Jakarta ((Feed)) – Valtteri Bottas kembali mencatatkan waktu tercepat ketika memuncaki sesi latihan bebas FP2 Grand Prix Jepang, Jumat, di depan rekan satu timnya, Lewis Hamilton.

Dua pebalap Mercedes itu kembali menunjukkan dominasinya di Sirkuit Suzuka setelah memuncaki sesi latihan pagi FP1.

Bottas mencatatkan waktu satu menit 27,785 detik untuk unggul 0,100 detik dari Hamilton, demikian laman resmi Formula 1.

Baca juga: Bottas bukukan waktu tercepat di FP1 Grand Prix Jepang

Pebalap Red Bull Max Verstappen hampir 0,3 detik lebih lambat dari pebalap asal Finlandia itu untuk peringkat tiga mengungguli dua pebalap Ferrari, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel yang berada di peringkat keempat dan kelima.

Alexander Albon terpaut sekitar 0,3 detik dari rekan satu timnya di Red Bull untuk bercokol di peringkat enam diikuti oleh pebalap Mclaren Carlos Sainz yang menjadi pebalap tim papan tengah tercepat di peringkat ketujuh.

Baca juga  Indonesia tertinggal 0-1 dari Iran babak pertama

Sergio Perez dari tim Racing Point di peringkat delapan, 1,514 detik lebih lambat dari pemuncak sesi.

Baca juga: Mercedes berpeluang kunci juara dunia konstruktor di GP Jepang

Baca juga: Statistik Grand Prix Jepang

Pierre Gasly, yang mendapatkan kembali mobil Toro Rossonya setelah dipinjam pebalap Jepang Naoki Yamamoto di FP1, mencatatkan waktu di peringkat sembilan di sesi latihan terakhir.

Lando Norris dari McLaren melengkapi peringkat 10 besar pebalap tercepat hari itu, terpaut 0,3 detik dari rekan satu timnya.

Sesi kualifikasi GP Jepang yang sedianya digelar Sabtu diundur pada Minggu pagi menyusul ancaman Topan Hagibis yang akan mendarat di Jepang besok. Sesi latihan FP3 pun ditiadakan menyusul pembatalan segala kegiatan di Suzuka pada Sabtu untuk alasan keamanan.

Sementara balapan diharapkan tak mengalami perubahan jadwal setelah prakiraan menyebutkan cuaca akan lebih cerah pada Minggu.

Baca juga  Google akan luncurkan jam tangan pintar saingi Apple

Baca juga: Ferrari tak ingin ulangi kekacauan team order yang terjadi di Rusia

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...