Ragam AgrariaIngin langsing dengan "diet K-Pop", amankah?

Ingin langsing dengan "diet K-Pop", amankah?

diet IU masih memungkinkan bila dilakukan dalam kurun waktu tiga hari. Namun dapat membahayakan kesehatan bila dilakukan dalam jangka waktu lama

Jakarta ((Feed)) – Banyak kaum perempuan mengikuti pola makan artis-artis Korean Pop (K-Pop) karena mendambakan bentuk tubuh langsing seperti mereka. Salah satu jenis “diet K-Pop” yang viral dan banyak dilakukan adalah metode “diet IU”.

Diet IU dilakukan minimum tiga hari, dengan pola makan harian yang terdiri dari konsumsi satu apel untuk sarapan, dua ubi untuk makan siang, dan segelas susu protein untuk makan malam.

“Ya sah-sah saja kalau mau mencoba diet itu, tidak masalah asalkan pelakunya memiliki tubuh yang sehat dan tidak memiliki penyakit tertentu,” ujar dokter spesialis gizi klinik dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam Hospital Jakarta, dr Inge Permadhi SpGK, ketika dihubungi (Feed) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga  PHBI Jayawijaya distribusikan 102 hewan kurban untuk umat Muslim

Diet seperti ini dikatakan Inge memang cepat dalam menurunkan berat badan, karena jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh per hari tidak sampai 500 kilo kalori.

“Sementara perempuan dewasa rata-rata mengkonsumsi minimum 1.500 hingga 3.000 kilo kalori per hari,” jelas Inge.

Menurut Inge, diet IU masih memungkinkan bila dilakukan dalam kurun waktu tiga hari. Namun dapat membahayakan kesehatan bila dilakukan dalam jangka waktu lama atau terlalu sering.

“Efek jangka pendek yang paling mudah dilihat adalah badan pelaku pasti lemas mau pingsan karena kurang asupan gizi, otak juga jadi lebih lamban dalam berpikir, dan pelaku bisa mengalami mood swing,” ujar Inge.

Inge menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena kurangnya zat nutrisi mikro dan makro yang diterima oleh tubuh, sementara tubuh manusia harus mendapatkan nutrisi yang cukup untuk bertahan hidup.

“Diet yang benar itu adalah mengurangi asupan kalori disamping meningkatkan aktifitas fisik (olahraga), sehingga massa lemak berkurang namun tidak mengurangi massa otot, justru harus menambah massa otot,” kata Inge.

Baca juga  Ketua DPRD Lampung Tengah segera disidang

Lee Ji-eun atau yang dikenal dengan sebutan IU, adalah aktris asal Korea Selatan yang mempopulerkan pola makan ini. Dia menjalani pola makan ini setiap hendak pentas atau untuk keperluan syuting saja.

Selain diet IU, diet yang dipopulerkan oleh artis K-Pop lainnya adalah “diet Wendy Red Velvet”. Wendy yang merupakan vokalis utama dari kelompok vokal Red Velvet, hanya mengkonsumsi sebutir apel dan minum jus selada untuk sarapan, serta jus labu untuk makan siang (tanpa makan malam) sebagaimana dikutip dari AsiaOne.

Wendy juga mencoba detoks sari lemon, hanya makan setengah cangkir nasi di pagi hari, dan berusaha untuk tidak makan malam.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...