Ragam AgrariaDeva Mahenra canggung berperan jadi guru agama

Deva Mahenra canggung berperan jadi guru agama

Jakarta ((Feed)) – Aktor Deva Mahenra mengaku bahwa dirinya sedikit canggung ketika dipercaya berperan sebagai guru agama di film “99 Nama Cinta”.

Deva yang memerankan karakter Gus Kiblat itu merasa bahwa pengetahuannya tentang agama masih kurang.

“Saya masih belajar. Bahkan di level saya sama santri pun mereka mungkin lebih paham. Saya diminta secara dadakan on the spot mengaji, itu menjadi sebuah tantangan yang enggak main-main,” kata Deva saat ditemui dalam acara peluncuran poster dan trailer “99 Nama Cinta” di Jakarta, Kamis.

Meski demikian, Deva berusaha untuk belajar dan bertanya lebih jauh mengenai agama dan juga bacaan Al Quran dengan para santri dan ustaz di lokasi syuting.

“Ngobrolnya mungkin setelahnya ke para santri dan ustaz yang ada di situ, bagaimana tadi bacanya apa ada yang keliru. Takutnya pembacaan berbeda, makna juga berubah,” ujarnya.

Baca juga  Setelah kampung bunga, Lubuk Minturun Sumbar bisa jadi tujuan wisata

Deva mengakui bahwa proses syuting dengan para santri berjalan menyenangkan. Bahkan dia tak mengira bahwa para santri mampu beradegan dengan baik.

“Para santri ini meskipun pengalaman pertama mereka syuting ternyata pendalaman karakter mereka tidak perlu diajari lagi karena mereka itu dengan sendirinya,” imbuhnya.

Film “99 Nama Cinta” disutradarai oleh Danial Rifki dan skenarionya ditulis oleh Garin Nugroho.

Selain Deva Mahenra, film ini juga dibintangi oleh Acha Septriasa, Ira Wibowo, Donny Damarw, Chicki Fawzi, Adinda Thomas, Susan Sameh, hingga Robby Purba.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...