Ragam AgrariaPutri/Nita belum terhentikan hingga babak keempat WJC 2019

Putri/Nita belum terhentikan hingga babak keempat WJC 2019

Jakarta ((Feed)) – Ganda putri unggulan pertama, Putri Syaikah/Nita Violina Marwah, masih belum menemukan hambatan berarti pada laga di nomor perorangan Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2019.

Putri/Nita sukses mengamankan tempat di babak 16 besar setelah menang dua gim langsung dari Dilmi Dias/Anurangi Masakorala (Sri Lanka) dengan skor 21-10, 21-9.

“Sampai hari ini memang belum ada kendala, paling hanya kondisi lampu yang agak silau di lapangan karena ini pertama kalinya main di lapangan (nomor) tujuh, lampunya lebih silau dibanding lapangan lain,” kata Nita menurut keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Rabu.

“Hari ini kami mau mencoba pukulan, enakin dulu pukulan-pukulannya. Sekaligus mempersiapkan diri ke pertandingan selanjutnya,” kata Putri menambahkan.

Pada turnamen yang berlangsung di Kazan, Rusia, pada 7-13 Oktober ini, Putri/Nita tak mau menjadikan status unggulan pertama sebagai beban.

Baca juga  Naomi Osaka umumkan perpisahan dengan pelatih, kedua kalinya tahun ini

Dengan penampilan mereka yang sempat kurang maksimal selama di pertandingan beregu, mereka berharap bisa bermain lebih baik di pertandingan perorangan.

“Seharusnya target juara itu dijadikan motivasi saja, jangan dianggap beban. Sebagai unggulan pertama seharusnya kami lebih percaya diri,” tutur Putri.

Dua pasangan lainnya juga mengikuti jejak Putri/Nita dengan berhasil lolos ke babak keempat.

Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang merupakan unggulan ketiga, juga lolos ke babak 16 besar setelah menang telak dari ganda putri Korea Selatan Jeong Da Yeon/Kim Ae Lim dengan skor 21-9, 21-11.

Lalu Melani Mamahit/Tryola Nadia, yang menjadi unggulan ketujuh, berhasil menundukkan pasangan berkewarganegaraan ganda Republik Ceko/Hungaria yaitu Petra Meszaros/Katerina Mikelova, dengan skor telak 21-10, 21-4.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...