Ragam AgrariaBPSPL Padang ambil sampel hiu paus terdampar di Pesisir Selatan

BPSPL Padang ambil sampel hiu paus terdampar di Pesisir Selatan

Painan, ((Feed)) – Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Sumatera Barat mengambil sampel dari seekor hiu paus yang mati terdampar di Pantai Taluak Batuang, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan.

“Sampel yang kami ambil  di bagian insang dan darah, selanjutnya dikirim ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk penelitian lebih lanjut,” kata anggota Tim Respon Cepat BPSPL Padang, Fadly, Selasa.

Ia menambahkan penelitian dimaksud untuk mengetahui penyebab kematian ikan yang memiliki panjang 7,3 meter dan lebar 2,3 meter itu.

Ia menjelaskan sebelum terdampar, ikan yang masuk ke daftar satwa yang dilindungi itu terlebih dahulu terperangkap pukat tepi milik nelayan tradisional setempat.

Setelah mengetahui ada Hiu Paus yang terperangkap nelayan berupaya mengeluarkannya agar pukatnya tidak rusak.

Selanjutnya menarik ikan itu ke perairan yang dalam menggunakan kapal mesin, namun tidak berapa lama ikan tersebut kembali ke pinggir pantai dan mati.

Baca juga  Park Shin-hye padukan riasan-busana saat sapa penggemar di Jakarta

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya, Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Firdaus menyebutkan hari ini ikan itu dikubur tidak jauh dari lokasinya terdampar.

Untuk memudahkan proses penguburannya dioperasikan satu unit alat berat yang digunakan untuk menggali lubang dan mengangkat ikan tersebut.

Menurutnya, jika tidak dikubur maka akan membuat udara di sekitar tidak sedap dan berpotensi mengganggu masyarakat sekitar.

“Penguburan ikan juga tidak dilakukan sembarangan, kuburannya minimal dua kali lebih dalam dari tinggi badan ikan,” katanya lagi.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...