Ragam AgrariaTujuh titik panas di Jabar terdeteksi BMKG

Tujuh titik panas di Jabar terdeteksi BMKG

Berdasarkan pantauan sensor modis data hingga Selasa pagi pukul 06.00 WIB, BMKG mendeteksi ada tujuh titik hotspot yang terpantau di sejumlah wilayah Jawa Barat

Bandung ((Feed)) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan berdasarkan data dari BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Majalengka, terdapat tujuh hotspot (titik panas) di Provinsi Jawa Barat.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu, di Bandung, Selasa mengatakan berdasarkan pantauan sensor modis data hingga Selasa pagi pukul 06.00 WIB, BMKG mendeteksi ada tujuh titik hotspot yang terpantau di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Dia mengatakan hotspot tersebut pertama terpantau ada di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung sebanyak dua titik panas.

“Kemudian hotspot juga terpantau ada di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang sebanyak satu titik panas,” katanya.

Baca juga  Akademi Instagram buat kuliah online versi podcast

Selain itu, titik panas juga terpantau ada di Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka sebanyak satu titik panas.

Kebakaran di lereng Gunung Ciremai diperkirakan 50 ha

Di samping itu, juga terpantau ada di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta sebanyak satu titik panas.

BMKG juga mendeteksi hotspot terpantau ada di Kecamatan Lengkong dan Simpenan, Kabupaten Sukabumi sebanyak dua titik panas, demikian Budi Budiman Wahyu.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...