Ragam AgrariaSampdoria pecat Eusebio Di Francesco

Sampdoria pecat Eusebio Di Francesco

Jakarta ((Feed)) – Sampdoria mengumumkan pemecatan pelatih kepala Eusebio Di Francesco lewat laman resmi mereka pada Selasa dini hari WIB.

Di Francesco hanya bertahan menduduki jabatan pelatih kepala Sampdoria selama tiga bulan lebih sedikit saja setelah ditunjuk mengisi kursi yang ditinggalkan Marco Giampaolo demi hijrah ke AC Milan.

Di bawah arahan Di Francesco, Sampdoria menelan enam kekalahan dalam tujuh pertandingan pertama Liga Italia 2019/20 dan kini terdampar di dasar klasemen dengan koleksi tiga poin.

Keputusan Sampdoria praktis membuat Di Francesco sebagai pelatih Serie A pertama yang dipecat musim ini. Pihak Sampdoria sejauh ini belum mengumumkan siapa pengganti Di Francesco.

Sejumlah rumor yang beredar di media Italia menyebut nama Stefano Pioli sebagai salah satu calon pengganti Di Francesco di Sampdoria.

Namun, Sampdoria bakal mendapat persaingan dari rival sekotanya Genoa yang dikabarkan juga tertarik mempekerjakan mantan pelatih Lazio, Inter Milan dan Fiorentina yang belum punya prestasi di kepelatihan itu.

Baca juga  Surabaya terapkan program penanaman pohon berjarak 1,5-2 meter

Nama Giuseppe Iachini juga muncul sebagai salah satu kandidat, mengingat ia pernah menangani Sampdoria pada 2011/12 yang kala itu membantu Il Samp promosi dari Serie B ke Serie A.

Iachini termasuk salah satu spesialis promotor, sebab selain Sampdoria ia juga sukses membawa Chievo dan Brescia promosi ke Serie A, masing-masing pada 2007/08 dan 2009/10.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...