Ragam AgrariaDodit Mulyanto kesulitan berakting film di luar negeri

Dodit Mulyanto kesulitan berakting film di luar negeri

Jakarta ((Feed)) – Pemain film dan komedian tunggal (stand-up comedian) Dodit Mulyanto mengungkapkan kesulitannya berakting dalam film terbarunya, “Cinta Itu Buta” yang ambil lokasi di Busan, Korea Selatan.

“Tantangan terbesar, aku harus hafal banyak kalimat berbahasa Korea dan Bahasa Inggris. Lidah saya kayak kelu dan berbelit-belit,” ujar Dodit saat konferensi pers di Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin.

Pelawak yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat itu juga mengatakan, dirinya perlu berlatih sekitar satu minggu untuk menghafalkan dialog yang disisipi Bahasa Korea dan Inggris dalam naskahnya.

Proses pengambilan gambar di Busan, lanjut Dodit, memakan waktu hingga 26 hari lamanya dan membuatnya mudah rindu dengan masakan Indonesia.

“26 hari syuting di Korea (Selatan), nyesel juga enggak bawa sambel pecel,” kata pria yang juga berakting dalam film “Cek Toko Sebelah” karya Ernest Prakasa itu bercanda.

Baca juga  IHSG Jumat dibuka melemah masih dipicu kekhawatiran perang dagang

Sementara itu, Dodit beradu peran dengan Shandy Aulia dalam film “Cinta Itu Buta” garapan sutradara Rachmania Arunita. Film tersebut juga mengajak aktor asal Korea Selatan, Chae In-woo.

Film adaptasi dari “Kita-Kita” asal Filipina itu dijadwalkan tayang di bioskop pada 10 Oktober.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...