Ragam AgrariaMarquez juara dunia setelah menangi duel dengan Quartararo di Thailand

Marquez juara dunia setelah menangi duel dengan Quartararo di Thailand

Jakarta ((Feed)) – Marc Marquez (Repsol Honda) mengunci gelar juara dunia MotoGP musim ini setelah memenangi duel klasik dengan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) di Grand Prix Thailand, Minggu.

Marquez meraih poin penuh untuk membawanya unggul 110 poin dari Andrea Dovizioso (Ducati) yang berada di peringkat dua klasemen, demikian laman resmi MotoGP.

Dovizioso harus puas finis di P4 di Buriram dan tak mampu lagi mengejar poin Marquez dengan empat balapan tersisa.

Baca juga: Bukan Rossi atau Dovizioso, tapi Quartararo lah rival terberat Marquez

Ini merupakan gelar juara dunia MotoGP keenam bagi Marquez setelah sebelumnya merajai kelas premier itu di tahun 2013, 2014, 2016, 2017, dan 2018.

Marquez pun melakukan selebrasi dengan memasukkan bola 8 di meja biliar sebagai simbol meraih gelar juara dunia ke delapan kali, termasuk satu gelar juara dunia Moto2 dan 125cc.

Baca juga  Sriwijaya FC lakoni laga hidup mati lawan Blitar Bandung United

Walaupun gelar juara dunia sudah terkunci, GP Thailand menunjukkan rivalitas yang kental antara Quartararo dan Marquez.

Quartararo, yang start dari pole position, memimpin hampir sepanjang lomba sepanjang 26 lap itu dibayangi Marquez yang menguntit tak jauh di belakang. Keduanya mengulangi duel sengit seperti yang mereka alami di Misano.

Baca juga: Kesampingkan rivalitas, Rossi puji performa Marquez musim ini

Marquez mulai melancarkan serangan kepada Quartararo di sembilan lap terakhir.

Marquez hampir menyalip rivalnya di empat lap terakhir namun melebar di tikungan. Quartararo mempertahankan pimpinan lomba.

Namun drama di San Marino terulang ketika Marquez menyalip sang pebalap rookie itu di tikungan pertama di lap terakhir. Quartararo melakukan manuver terakhirnya di tikungan terakhir namun Marquez mampu melesat untuk menjadi yang pertama menyentuh garis finis 0,171 detik di depan sang rival.

Quartararo tak kuasa menahan kekesalannya seperti yang terlihat di rekaman video di kamera motornya.

“Tentunya aku senang, aku tak bisa berkomentar apa-apa. Aku sangat bangga dengan kerja timku dan tugasku. Aku tak bisa lebih senang lagi dari ini setelah bertarung hingga tikungan terakhir. Aku telah mencoba semuanya,” kata Quartararo usai lomba.

Baca juga  Papua jamin keamanan semua warga negara RI termasuk di Wamena

Baca juga: Statistik dan fakta jelang GP Thailand

Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) melengkapi podium di peringkat tiga.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) finis P5 di depan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dan Joan Mir, rekan satu timnya di Suzuki.

Sedangkan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP), yang menjadi runner-up GP Thailand tahun lalu, tampil kurang memuaskan setelah finis di P8, di depan Danilo Petrucci (Ducati).

Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) menjadi pebalap Honda kedua yang finis di peringkat 10 besar hari itu.

Baca juga: Masih berambisi raih gelar juara, Rossi ganti kepala kru tahun depan

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...