Ragam AgrariaPayPal keluar dari grup pendukung mata uang kripto Facebook Libra

PayPal keluar dari grup pendukung mata uang kripto Facebook Libra

Jakarta ((Feed)) – Platform pembayaran AS PayPal mengatakan telah meninggalkan entitas yang mendukung mata uang kripto Facebook, Libra Association.

PayPal mengatakan akan membatalkan partisipasi dalam grup tersebut, dan sebaliknya, akan fokus pada bisnis intinya sendiri.

“Kami tetap mendukung aspirasi Libra dan berharap untuk melanjutkan dialog tentang cara-cara untuk bekerja sama di masa depan,” kata PayPal dalam sebuah pernyataan, lansir Reuters, Sabtu (5/10).

Menanggapi hal tersebut, Libra Association, yang berbasis di Jenewa, mengatakan mereka menyadari tantangan yang ada ke depan dalam upayanya untuk “mengkonfigurasi ulang” sistem keuangan tersebut.

“Perubahan yang akan mengkonfigurasi ulang sistem keuangan ke individu, bukan lembaga yang melayani mereka, akan sulit. Komitmen terhadap misi itu penting bagi kami. Kami lebih baik mengetahui berkurangnya komitmen untuk itu saat ini, daripada nanti,” kata Libra Association dalam sebuah pernyataan.

Baca juga  Ratusan personel TNI-Polri atasi kebakaran Gunung Semeru

Sementara, Facebook menolak memberikan komentar kepada Reuters.

Facebook mengumumkan rencana untuk meluncurkan mata uang digital tersebut pada Juni 2020 dalam kemitraan dengan anggota lain dari Libra Association.

Namun, proyek tersebut mengalami masalah dengan sejumlah regulator yang skeptis di seluruh dunia.

Pekan lalu, Reuters melaporkan bahwa Facebook dapat mendorong kembali peluncuran Libra untuk mengatasi masalah regulasi.

Awal bulan ini, Wall Street Journal melaporkan bahwa Visa dan Mastercard juga mempertimbangkan kembali keterlibatan mereka dalam Libra.

Prancis dan Jerman bulan lalu berjanji untuk memblokir Libra dari pengoperasiannya di Eropa, dan sebaliknya mendukung pengembangan mata uang kripto publik.

Dengan keluarnya PayPal, saat ini Libra Association memiliki 28 anggota, termasuk Uber, Lyft dan Spotify.

“Kami menantikan pertemuan Dewan Libra pertama dalam 10 hari mendatang, dan akan berbagi kabar terbaru setelah itu, termasuk rincian 1.500 entitas yang telah menunjukkan minat yang antusias untuk berpartisipasi,” kata Asosiasi Libra dalam sebuah tweet, demikian Reuters.

Baca juga  Liam Hemsworth ke bar, Miley Cyrus ditemani Kaitlynn Carter

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...