Ragam AgrariaPalangka Raya lakukan pemulihan pasca-tanggap darurat karhutla

Palangka Raya lakukan pemulihan pasca-tanggap darurat karhutla

Pemprov akan tetap mengaktifkan sistem komando penanganan darurat bencana

Palangka Raya ((Feed)) – Pemerintah Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah melakukan pemulihan setelah dicabutnya status tanggap daruat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Pemulihan ini dilakukan dari berbagai sisi mulai dari dampak kesehatan, sosial, hingga lingkungan,” kata Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah di Palangka Raya, Jumat.

Dia mengatakan meski status tanggap darurat karhutla tak diperpanjang pihaknya terus melakukan sejumlah upaya penanggulangan dan pemulihan dampak karhutla.

Saat ini tim pemadam terus melakukan patroli di lokasi yang berpotensi terjadi kebakaran. Untuk sejumlah lahan yang masih mengeluarkan asap akibat terbakar juga terus dilakukan pembasahan.

Dari sisi kesehatan, saat ini ruang oksigen sudah ditiadakan. Namun masyarakat masih bisa meminta oksigen dan layanan kesehatan lainnya di pusat layanan kesehatan.

Baca juga  Agam akan kurangi 2.000 keramba jaring apung di Danau Maninjau

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo menambahkan bahwa meski saat ini status tanggap darurat karhutla tak diperpanjang, layanan kesehatan tetap dilakukan.

“Untuk pelayanan kesehatan tidak ada bedanya baik saat berstatus tanggap maupun sekarang. Yang agak beda hanya lokasinya saya yang saat ini dipusatkan di Puskesmas,” katanya.

Saat ini pun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga telah resmi mencabut status tanggap darurat karhutla yang berlaku selama 14 hari dan berakhir pada Senin (30/9).

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kalteng, Mofit Saptono Subagio mengatakan pada saat status transisi darurat ke pemulihan tersebut, maka sejumlah upaya atau tindakan harus dilakukan pemprov, di antaranya kaji cepat perkembangan situasi dan penanganan darurat bencana.

“Pemprov juga akan tetap mengaktifkan sistem komando penanganan darurat bencana selama beberapa waktu ke depan,” katanya.

Baca juga  Kebakaran hutan Amazon dikhawatirkan picu lonjakan emisi karbon global

Selanjutnya melaksanakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat korban dan pengungsi, maupun memberikan pelayanan kesehatan, perbaikan gizi dan perlindungan terhadap kelompok rentan, yaitu anak-anak, lanjut usia dan ibu hamil, ujar dia.

Juga melakukan pengendalian terhadap sumber ancaman bencana dan perbaikan fungsi dari sarana dan prasarana vital, perbaikan sosial ekonomi masyarakat korban dan pengungsi, tambahnya.

“Patroli gabungan tetap akan dilaksanakan. Kemudian pos-pos relawan juga diminta tetap diaktifkan, personel pemadaman karhutla yang terintegrasi dalam posko disesuaikan dengan kebutuhan. Hingga melakukan inventarisasi secara luas terhadap dampak karhutla,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...