Ragam AgrariaAntisipasi musim hujan, "Prokasih" gencar digelar di Denpasar

Antisipasi musim hujan, "Prokasih" gencar digelar di Denpasar

Kami berharap dengan adanya kegiatan rutin yang kami laksanakan masyarakat bisa secara bersama-sama untuk termotivasi menjaga kebersihan sungai dari pencemaran sampah

Denpasar ((Feed)) – Pemerintah Kota Denpasar, Bali secara gencar melakukan “Program Kali Bersih (Prokasih)” yakni pembersihan sampah yang berada di selokan atau got, sebagai salah satu upaya mengantisipasi musim hujan.

“Kami setiap hari menggerakkan 11 armada ‘dump truck’ dengan 300 tenaga kebersihan Prokasih Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Denpasar untuk menjaga kebersihan sungai dan selokan yang ada di lingkungan masyarakat,” kata Kepala DPUPR Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi kegiatan rutin tenaga Prokasih Denpasar yang dilakukan untuk menjaga kebersihan khususnya di kawasan sungai, sehingga ketika musim hujan genangan air bisa berkurang.

Baca juga  Hasil Grup A: Inggris kokoh di puncak usai diganggu ulah rasis

Karena itu, pihaknya membutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga lingkungan tetap bersih dan ketika musim hujan tak ada banjir di kota setempat.

Menurut dia keberadaan aliran sungai, khususnya di Kota Denpasar juga sebagai kawasan suci yang sering berkaitan dengan upacara agama oleh masyarakat, sehingga menjadi salah suatu hal yang mendasari kegiatan ini.

Di samping itu, kata dia, Pemerintah Kota Denpasar pun sudah melakukan berbagai terobosan untuk memperindah sungai agar menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, seperti contohnya Sungai (Tukad) Badung dan Tukad Bindu.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan rutin yang kami laksanakan masyarakat bisa secara bersama-sama untuk termotivasi menjaga kebersihan sungai dari pencemaran sampah,” katanya.

“Mari kita sadari bersama-sama betapa pentingnya keberadaan sungai dan kita dapat melakukan upaya nyata mendukung pelestarian dan fungsi sungai mengingat sungai di Denpasar kini sudah semakin baik,” tambah Jimmy Sidartha.
 

Sementara itu, seorang warga masyarakat Kecamatan Denpasar Utara, Made Kartika sangat mengapresiasi para petugas Prokasih Denpasar yang selalu sigap menjaga kebersihan sungai.

Selain itu, kata dia, juga sebagai langkah mengantisipasi terjadinya banjir pada saat musim penghujan tiba. Terlebih saat ini Pemkot Denpasar terus mengimbau untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah.

“Mari kita jaga bersama-sama kebersihan sungai. Pemkot Denpasar sudah melakukan perbaikan-perbaikan dan penataan sungai di Kota Denpasar,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...