Ragam AgrariaFestival Film Busan ke-24 akan tampilkan 303 film dari 85 negara

Festival Film Busan ke-24 akan tampilkan 303 film dari 85 negara

Jakarta ((Feed)) – Festival Film Internasional Busan (BIFF) ke-24 dibuka di kota pelabuhan selatan Busan, Korea Selatan, pada Kamis, yang akan menampilkan 303 film dari 85 negara dan beragam program menarik.

Diawali dengan acara pembukaan yang diadakan di Pusat Sinema Busan dan dipandu oleh aktor Korsel Jung woo-sung dan Aktris Lee Hanee, festival itu akan berlangsung selama 10 hari berturut-turut, demikian seperti dilaporkan Yonhap.

Film pertama akan yang akan diputar dalam BIFF 2019 adalah “The Horse Thieves. Roads of Time” yang disutradarai oleh Yerlan Nurmukhambetov dari Kazakhstan dan Lisa Takeba dari Jepang.

Pada 2015, Nurmukhambetov mendapat penghargaan BIFF News Currents untuk filmnya “Walnut Tree”. Penghargaan itu diberikan kepada sutradara Asia yang sedang naik daun.

Pada bagian kompetisi New Currents 2019, ada 14 film dari 10 negara yang akan bersaing mendapat hadiah. Di antara film-film yang bersaing itu adalah “John Denver Trending” garapan sutradara Filipina Arden Rod Condez dan “An Old Lady” karya Lim Sun-ae dari Korsel.

Baca juga  Citra Kirana enggan bicarakan soal pernikahan

Dewan juri untuk kompetisi New Currents dipimpin oleh sutradara Inggris Mike Figgis, bersama dengan Karel Och, seorang pembuat film Ceko, Samal Yeslyamova yang merupakan aktris Kazakhstan, Lee Sinje yang juga dikenal sebagai Angelica Lee, seorang aktris Malaysia, dan Suh Young-joo sebagai CEO dari distributor film Korsel.

Sementara, film “The Truth” yang disutradarai Hirokazu Kore-eda yang memenangi Palme d’Or dan tiga film lainnya termasuk “The King” arahan Davidflix dari Netflix, akan ditayangkan di bagian Gala Presentation yang menayangkan karya-karya terbaru dari sutradara kontemporer.

Lalu, akan ada program pemutaran film khusus untuk memperingati 100 tahun sinema Korea. Sepuluh karya sutradara terkenal Korsel, termasuk “The Housemaid” (1960) oleh sutradara Kim Ki-young dan “Old Boy” (2003) oleh Park Chan-wook, akan diputar di bawah slogan “Sejarah 100 Tahun Bioskop Korea, 10 Film Korea Besar”.

Baca juga  Tol Pandaan-Malang Seksi IV siap beroperasi

Festival film itu juga akan menghadirkan pemutaran tujuh film retrospektif oleh pembuat film Korea Selatan terkemuka, termasuk “Woman of Fire” karya Kim Ki-young (1971), “Late Autumn” garapan Kim Soo-yong (1981). dan “Hwang Jin-ie” arahan Bae Chang-ho (1986).

BIFF digelar hingga 12 Oktober 2019 dan akan ditutup dengan “Moonlight Winter,” sebuah melodrama oleh sutradara Korea Selatan Lim Dae-hyung. Dae-hyung memenangi penghargaan New Currents untuk “Merry Christmas Mr. Mo” pada 2016.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...