Ragam AgrariaBMKG ingatkan nelayan waspada cuaca buruk di perairan Sulawesi

BMKG ingatkan nelayan waspada cuaca buruk di perairan Sulawesi

Nelayan tradisional diimbau untuk tidak melaut saat cuaca buruk melanda

Palu ((Feed)) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika  mengimbau para nelayan mewaspadai cuaca buruk di sejumlah perairan di Sulawesi, seiring datangnya musim hujan  2019.

Koordinator Analisa dan Pengolahan Data Stasiun Meteorologi BMKG Mutiara Sis Aljufri Palu, Affan Nugraha Diharsya, di Palu, Rabu, mengemukakan nelayan harus mewaspadai cuaca buruk di Selat Makassar, perairan Teluk Tolo dan Teluk Tomini serta Laut Sulawesi.

“Kami mengimbau agar nelayan mewaspadai adanya cuaca buruk yang berpotensi terjadi seiring musim hujan tahun 2019,” ucap Affan Nugraha.

Dikatakan Affan, di  perairan  tersebut berpotensi terjadi gelombang tinggi, hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

Pihaknya memprakirakan bahwa cuaca buruk berpotensi terjadi  seiring durasi musim hujan dari Oktober 2019 hingga Januari 2020.

Baca juga  BKSDA Babel lepasliarkan 1.020 burung colibri

BMKG juga melaporkan bahwa potensi hujan dengan intensitas lebat akan terjadi di Kabupaten Donggala, utamanya wilayah yang berbatasan langsung dengan Selat Makassar.

“Ada potensi cuaca buruk itu disertai dengan angin kencang dan petir. Hal itu karena setiap awan hujan, atau awan comulunimbus  mengandung tiga potensi yaitu, hujan lebat, angin kencang dan petir. Ini tentu disertai dengan gelombang tinggi,” ujar Affan.

Karena itu, pihaknya menghimbau kepada nelayan untuk waspada terhadap cuaca sebelum melaut  melakukan kegiatan tangkap ikan di perairan.

Sedangkan bagi nelayan tradisional yang menggunakan perahu kayu dan sejenisnya, pihaknya tidak menyarankan untuk melakukan kegiatan melaut  tangkap ikan.

“Nelayan tradisional diimbau untuk tidak melaut saat cuaca buruk melanda, utamanya untuk wilayah perairan Selat Makassar bagian tengah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Donggala,” katanya.

Baca juga  Juara Bellator Patricio Freire optimistis mampu tumbangkan Khabib

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...