Ragam AgrariaGoogle rayakan Hari Batik Nasional, tampilkan motif parang dan kawung

Google rayakan Hari Batik Nasional, tampilkan motif parang dan kawung

Jakarta ((Feed)) – Google melalui program Doodle memasang pola batik di laman pencarian utama Google Search, Rabu, untuk merayakan Hari Batik Nasional.

Jika pola batik diklik, pengguna akan diarahkan ke hasil pencarian Google Search untuk kata kunci “Batik Day”, berisi artikel-artikel dari media massa mengenai batik.

Dalam keterangan di laman resmi untuk Doodle, Google menjelaskan pola batik yang ada di pencarian Google Search hari ini merupakan karya ilustrator Lydia Nichols yang belajar langsung membuat batik di kain.

Nichols membuat beberapa pola batik dalam satu kain panjang, antara lain batik parang dan batik kawung dengan tulisan Google di tengah, setelah itu kain ditransformasi ke bentuk digital untuk dijadikan Doodle.

“Batik dikenal sebagai kain dari Indonesia. Untuk yang berada di Indonesia sekarang, ini merupakan waktu yang tepat menggunakan pakaian batik terbaik untuk menghormati seni tradisional dan pengrajin terampil yang membuatnya,” kata Google.

Baca juga  Semen Padang lepas Riski ke Aceh Babel United

Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober. Tanda pagar #BatikDay dan ucapan “Selamat Hari Batik Nasional” menjadi topik yang populer di media sosial pagi ini.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...