Ragam AgrariaTanta Ginting, adat istiadat Batak dan "Horas Amang"

Tanta Ginting, adat istiadat Batak dan "Horas Amang"

Jakarta ((Feed)) – Aktor Tanta Ginting awalnya menyangka akan bermain dalam film komedi ketika mendapat tawaran berakting di film arahan Irham Acho Bahtiar, namun yang datang ke hadapannya sama sekali berbeda.

Dalam film “Horas Amang”, Tanta berperan sebagai Maruli, anak kedua dari Amang (Cok Simbara), yang bekerja sebagai dokter ahli kanker. Maruli besar di kota dan tidak terlalu mempedulikan lagi adat istiadat dan budaya Batak.

“Ini adalah sebuah tantangan baru,” kata Tanta saat berkunjung ke kantor berita (Feed), Jakarta, Selasa.

Menurut pemilik nama lengkap Tanta Jorekenta Ginting, latar belakang dari tokoh Maruli yang ia perankan memiliki kesamaan dengan kisah hidupnya.

Aktor 37 tahun ini berasal dari Sumatera namun tumbuh besar di Amerika Serikat, kemudian kembali ke Indonesia untuk meniti karir di dunia akting.

Baca juga  150 desa proklim segera kedatangan Tim FPIC

 

Cast, produser dan sutradara film “Horas Amang” di Redaksi LKBN (Feed), Jakarta, Selasa (1/10/19). ((Feed)/Alviansyah P)

Berjauhan dengan kampung halaman membuat Tanta sempat berpikir adat istiadat tidak terlalu penting, membuatnya pernah beberapa kali beradu argumen dengan sang ayah yang menjunjung tinggi budaya Batak.

“Bapak saya sangat dalam dengan budaya, salah satu senior kalau di komunitas Karo,” tutur Tanta yang kini memahami alasan mengapa orang tuanya ingin dia mencintai identitas budaya sendiri.

Pencarian jati diri ketika masih menetap di Amerika Serikat membuatnya makin menghargai Indonesia yang kaya budaya dan adat istiadat.

Menurut Tanta, “Horas Amang” tak cuma mengangkat soal budaya Batak, tetapi drama keluarga berisi banyak pelajaran hidup.

Film yang disutradarai Irham Acho Bachtiar dan Steve Wantania ini diangkat dari pentas Teater Legiun pada 2016, berkisah tentang Amang (ayah) dari tiga anak yang berusaha sekuat tenaga agar mereka meraih kesuksesan kelak.

Baca juga  Kekeringan di Pekalongan meluas hingga 9 Kecamatan

Kehidupan di dunia modern yang sibuk membuat anak-anak jadi mengabaikan sang Amang dan melupakan adat istiadat.

Amang pun menggunakan cara yang tidak biasa agar anak-anaknya kembali saling mengasihi dan menyayangi orangtua.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...