Ragam AgrariaPemkab Kotim tetap waspada karhutla meski intensitas hujan meningkat

Pemkab Kotim tetap waspada karhutla meski intensitas hujan meningkat

Sampit ((Feed)) – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tetap mewaspadai kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan meski intensitas hujan mulai meningkat.

“Alhamdulillah beberapa hari ini hujan. Status tanggap darurat pun berakhir. Mudah-mudahan hujan kembali turun supaya kebakaran lahan tidak terjadi lagi,” kata Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor di Sampit, Senin.

Hujan deras dalam sepekan ini cukup efektif memadamkan kebakaran lahan dan menghilangkan asap. Kualitas udara yang sempat menyentuh level berbahaya, kini sudah masuk kategori baik, katanya.

Sekolah yang diliburkan selama dua pekan akibat asap mulai Senin pagi kembali aktif. Untuk mengejar ketertinggalan jam pelajaran selama libur akibat asap, pihak sekolah umumnya memberlakukan jam tambahan atau les.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur tetap mewaspadai kembali terjadinya kebakaran lahan karena sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi kemarau di daerah ini terjadi hingga akhir Oktober.

Kewaspadaan ini tidak berlebihan karena kebakaran lahan di kabupaten ini umumnya terjadi di lahan gambut. Seperti diketahui, lahan gambut akan cepat kering jika tidak terendam dan tidak diguyur hujan beberapa hari sehingga mudah terbakar.

Baca juga  Legenda timnas Indonesia dukung Simon McMenemy bertahan di Garuda

Kebakaran lahan gambut cukup sulit dipadamkan karena api membakar hingga ke dalam tanah. Terkadang api kembali muncul dari dalam tanah meski sebelumnya api di permukaan terlihat sudah padam. Untuk itu, pemadamannya harus dilakukan berulang-ulang sampai gambut terendam dan api benar-benar padam.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja keras semua pihak selama ini, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Damkar, seluruh SOPD, PMI, relawan dari masyarakat dan lainnya. Semua berkontribusi secara maksimal untuk membantu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten ini,” kata Halikinnor.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Posko Bantuan Karhutla Kotawaringin Timur Raihansyah mengaku sangat bersyukur hujan mulai meningkat. Dia berharap kebakaran lahan tidak terjadi lagi sehingga aktivitas masyarakat kembali pulih.

“Mulai hari ini posko bantuan selesai dan ditutup, tapi jika sewaktu-waktu diperlukan maka timnya selalu siap bergerak dan dikerahkan,” kata Raihansyah.

Baca juga  Helikopter pembom air memadamkan kebakaran di Sumatera Selatan

Posko Bantuan dibentuk setelah status siaga darurat ditingkatkan menjadi tanggap darurat. Posko yang dipusatkan di kantor Bupati Kotawaringin Timur itu menjadi pusat koordinasi pengerahan bantuan tenaga, armada dan logistik untuk memperkuat Posko Terpadu Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla Kotawaringin Timur yang didirikan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Seluruh satuan organisasi perangkat daerah diwajibkan menyiagakan tim mereka yang dibekali mobil dengan tandon air. Mereka inilah yang dikerahkan menyuplai air kepada petugas pemadam kebakaran, bahkan langsung terjun membantu memadamkan api, katanya.

Langkah ini diambil karena sumber air di lokasi kebakaran lahan umumnya sudah kering sehingga harus mengandalkan pasokan air menggunakan mobil tangki atau mobil berbekal tandon air. Selain itu, mereka juga dikerahkan membantu menyuplai air bersih ke desa-desa yang dilanda krisis air bersih, ujarnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...