Ragam AgrariaTayang 11 hari, film "Pretty Boys" disaksikan 500 ribu penonton

Tayang 11 hari, film "Pretty Boys" disaksikan 500 ribu penonton

Jakarta ((Feed)) – Film “Pretty Boys” yang dibintangi Deddy Mahendra Desta dan Vincent Rompies telah disaksikan 500 ribu penonton  dalam 11 hari penayangan di bioskop, mulai 19 September.

Menurut Desta, pemain sekaligus produser “Pretty Boys”, capaian tersebut di luar dugaan.

“Enggak nyangka juga sih karena kita enggak mikirin target itu. Karena kalau kita yang penting berkarya aja,” katanya saat acara syukuran untuk merayakan 500 ribu penonton film tersebut, di Jakarta, Senin.

Berbeda dengan Desta, sutradara “Pretty Boys”, Tompi mengatakan ia justru sudah memperkirakan jumlah tersebut.

“Desta dan Vincent dari awal emang enggak punya target, pokoknya bagus aja deh. Tapi kalau gue terbiasa kerja ada targetnya, 500 ribu penonton itu angka minimal yang ada di pikiran gue,” ujarnya,

Menurut Tompi, film bergenre drama-komedi itu menawarkan sesuatu yang berbeda dari film-film sejenis. Sehingga, ia sudah yakin sejak awal “Pretty Boys” akan menembus angka tersebut.

Baca juga  Keluarga terpukul pascapenangkapan terduga teroris

“Secara sinematografi gue rasa kita menawarkan sesuatu yang baru baik itu dari komposisi, warna dan approach-nya. Hal lain yang jadi nilai jual adalah pemain-pemain yang sangat mengalir,” kata Tompi

“Jadi approach yang kita tawarkan senatural mungkin. Itu sih gue rasa yang susah ditemukan di film lain,” katanya melanjutkan.

Tompi yang juga dikenal sebagai penyanyi dan berprofesi sebagai dokter bedah plastik itu, menyebut hal lain yang dianggap berbeda dari film garapannya adalah ketidakhadiran komika sebagai pemain.

“Soalnya ada netizen yang bilang akhirnya ada film komedi yang enggak ada komikanya. Entah ini sesuatu yang harus dikhawatirkan atau fenomena baru ya kita enggak tahu juga padahal komika bagus-bagus aja kok.”

“Pretty Boys” bercerita tentang Rahmat Maha Esa (Desta) dan Anugerah Santoso (Vincent Rompies) dua orang sahabat yang dari kecil bermimpi menjadi bintang televisi dan terkenal.

Baca juga  PB Perbakin Jalin Kerja Sama dengan Timor Leste

Rahmat ingin terkenal agar dikelilingi oleh perempuan cantik. Sementara itu, Anugerah ingin masuk televisi agar bisa disandingkan dengan pembawa acara idolanya seperti Koes Hendratmo, Nico Siahaan, Bob Tutupoli, Sonny Tulung dan lainnya.

Mereka pun berjuang untuk mewujudkan impian mereka. Hanya saja, setelah berhasil tampil di layar kaca, dua sahabat itu harus menghadapi berbagai halangan dan rintangan.

Selain Desta dan Vincent, film itu juga dibintangi oleh Roy Marten, Joe P-Project, Iyang Darmawan, Rowiena Umboh, Natasha Rizky, Najwa Shihab, Aurelie Moeremans, Hesti Purwadinata, Enzy Storia, Dwi Sasono, Glenn Fredly, Augie Fantinus, David Saragih, Rasyid Albuqhari dan Raidan Zaiba.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...