Ragam AgrariaBKSDA-IAR Indonesia selamatkan satu orangutan korban kebakaran

BKSDA-IAR Indonesia selamatkan satu orangutan korban kebakaran

Pontianak ((Feed)) – BKSDA Kalbar Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ketapang bersama IAR Indonesia kembali menyelamatkan satu orangutan jenis kelamin jantan yang diperkirakan berusia 20 tahun di Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.

Manager Lapangan IAR Indonesia, Argitoe Ranting dalam keterangan tertulisnya kepada Antara di Pontianak, Senin, mengatakan kegiatan penyelamatan orangutan itu, menindaklanjuti laporan warga, kemudian Tim Orangutan Protection Unit (OPU) IAR Indonesia melakukan verifikasi pada hari Selasa (24/9).

“Kemudian orangutan jantan dewasa itu berada di sepetak hutan yang telah terfragmentasi karena sebagian sudah terbakar, sehingga Sabtu kemarin (28/9), orangutan itu berhasil di selamatkan dengan pembiusan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

BKSDA Kalbar Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ketapang bersama IAR Indonesia kembali menyelamatkan satu orangutan jenis kelamin jantan yang diperkirakan berusia 20 tahun di Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. (Istimewa)

Pada saat dilakukan pemeriksaan medis, diketahui bahwa mata kanan orangutan itu mengalami kebutaan. “Saat ini orangutan itu sudah berada di dalam penanganan tim medis IAR Indonesia. Mereka melakukan perawatan dan pengobatan yang diperlukan dan akan memastikan kondisi kesehatannya sudah pulih total sebelum orangutan ini dilepas kembali ke alam,” katanya.

Baca juga  Arab Fashion Week pekan ini, siapa saja desainer yang tampil?

Ia menambahkan, dalam kurun waktu dua minggu IAR Indonesia dan BKSDA Kalbar sudah menyelamatkan empat orangután karena rumahnya (hutan) musnah terbakar. Banyaknya orangutan yang perlu diselamatkan dalam waktu sesingkat ini menjadi bukti bahwa gelombang besar penyelamatan orangután seperti pada kasus Karhutla tahun 2015 sangat mungkin terulang kembali.

Sementara itu, Kepala BKSDA Kalbar Sadtata Noor menyatakan penyelesaian konflik satwa dan manusia memerlukan kebijakan dan langkah-langkah yang lebih bersifat komprehensif dan berjangka panjang.

BKSDA Kalbar Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ketapang bersama IAR Indonesia kembali menyelamatkan satu orangutan jenis kelamin jantan yang diperkirakan berusia 20 tahun di Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. (Istimewa)

Penyelamatan dalam bentuk rescue atau pun relokasi tidak menjawab kebutuhan jangka panjang penyelamatan satwa liar. Untuk itu, pemerintah bersama para mitra dan masyarakat harus lebih berani berdialog merumuskan langkah-langkah nyata di lapangan yang mampu menjawab permasalahan konflik satwa dan manusia, katanya.

Direktur Program IAR Indonesia, Karmele L Sanchez menambahkan, pihaknya sangat membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari masyarakat untuk memastikan bahwa orangutan yang masuk di kebun atau di areal manusia, tidak diganggu, tidak disakiti dan tidak dibunuh.

Baca juga  Kebakaran lahan kembali terjadi di Kotawaringin Timur

“Bukan hanya karena ada undang-undangnya, tetapi karena kita juga harus memahami bahwa orangutan sedang mengalami ancaman yang cukup besar, dan habitatnya semakin berkurang. Kami memberi apresiasi kerja sama dari tim mitra serta masyarakat setempat yang segera melaporkan keberadaan orangutan ini, karena dengan adanya Tim Rescue dari BKSDA dan IAR Indonesia, orangutan masih bisa berlangsung kehidupannya dan kebun masyarakat bisa aman dari kerusakan,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...