Ragam AgrariaRobbie Hucker bikin kejutan dengan juarai Tour de Banyuwangi Ijen

Robbie Hucker bikin kejutan dengan juarai Tour de Banyuwangi Ijen

Jakarta ((Feed)) – Pebalap asal Australia Robbie Hucker membuat kejutan dengan menjuarai International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2019 meski salah satu andalan Team UKYO Jepang itu tidak pernah menjadi juara pada empat etape yang dilombakan.

Robbie menjadi juara (yellow jersey) setelah membukukan total catatan waktu 13 jam 5 menit 23 detik untuk menempuh total jarak 520,6 km. Melesatnya catatan waktu pebalap berusia 29 tahun didapat setelah mampu finis di urutan delapan pada etape empat yang finis di ketinggian. Untuk juara etape tersebut Thomas Lebas dari Kinan Cycling Team.

Catatan waktu pebalap asal Australia itu mengungguli pebalap dari tim St George Continental Cycling Team Australia, Michael ‘Vinkinator’ Vink dengan catatan waktu 13 jam 05 menit 39 detik. Sedangkan posisi tiga ada nama Jesse Eward dari Team Sapura dengan waktu 13 jam 7 menit 16 detik.

Jika Robbie Hucker merebut yellow jersey atau pemuncak klasemen umum akhir, Corbin Strong St George Continental Cycling Team Australia berhak memegang predikat raja sprint (green jersey) kejuaraan yang masuk tahun kesembilan ini. Pebalap asal Selandia Baru itu mengumpulkan 29 poin disusul oleh Maral-erdene Batmunkh dari Terengganu Cycling Team Malaysia dengan 27 poin.

Untuk predikat raja tanjakan (polkadot jersey) kejuaraan level 2.2 UCI ini adalah Thomas Lebas dari. Kinan Cycling Team Jepang. Pebalap asal Prancis ini membukukan total poin 25. Sedang posisi dua ada nama Amir Kolahdozhagh dari Taiyuan Miogee Cycling Team China dengan 20 poin.

Baca juga  Arief "Poconggg" Muhammad setuju KPI awasi Youtuber

Sedangkan untuk pebalap Indonesia terbaik (red white jersey) ITdBI 2019 direbut oleh pebalap PGN Road Cycling Team, Aiman Cahyadi. Pebalap asal Bandung ini membukukan total catatan waktu 13 jam 13 menit 15 detik atau terpaut tujuh menit 52 detik dengan sang juara, Robbie Hucker.

Meski hanya berada di posisi 13 pada klasemen umum, Aiman Cahyadi bisa menjadi juara pada salah satu etape tepatnya di etape dua. Saat itu, bapak satu anak ini finis sendirian atau unggul empat detik dengan pebalap yang berada dibelakangnya.

“Kalau ditanya kuncinya apa sehingga bisa mengambil podium, adalah bersyukur sama niat yang baik,” kata Aiman Cahyadi saat dikonfirmasi.

Pada klasemen pebalap Indonesia, Aiman bersaing dengan pebalap KFC Cycling Team, Muhammad Abdurrahman yang harus puas berada di posisi dua dan pebalap berkaca mata menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang sukses masuk 10 besar pada etape terberat ITdBI 2019.

ITdBI 2019 diikuti 20 tim dengan 95 pebalap dari 18 negara. Adapun total jarak tempuhnya 520,6 km yang terbagi empat etape yaitu Etape 1 Genteng-Banyuwangi 133,2 kilometer, Etape 2 Tegaldlimo-Banyuwangi 148, 2 kilometer, dan Etape 3 Circuit Race Banyuwangi 109, 3 kilometer, serta Etape 4 Purwoharjo- Ijen Plateau Kab. Banyuwangi 129,9 kilometer.

Berikut hasil singkat ITdBI 2019 :

Klasemen umum (yellow jersey)
1. Robbie Hucker dari Team UKYO Jepang dengan 13 jam 5 menit 23 detik
2. Michael ‘Vinkinator’ Vink dari St George Continental Cycling Team Australia dengan 13 jam 5 menit 39 detik
3. Jesse Ewart dari Team Sapura Cycling Malaysia 13 jam 7 menit 16 detik
4. Thomas Lebas dari Kinan Cycling Team Jepang 13 jam 07 menit 46 detik
5. Benjamín Prades Reverte dari Team UKYO Jepang dengan 13 jam 8 menit 3 detik

Baca juga  Ajang penghargaan K-pop MAMA akan digelar di Nagoya

Raja tanjakan (polkadot jersey)
1. Thomas Lebas (Kinan Cycling Team Jepang) poin 25
2. Amir Kolahdouzhagh (Taiyuan Miogee Cycling Team China) poin 20
3. Benjamín Prades Reverte (Team UKYO Jepang) poin 18

Raja sprint (green jersey)
1. Corbin Strong (St George Continental Cycling Team Australia) poin 29
2. Maral-erdene Batmunkh (Terengganu Cycling Team Malaysia) poin 27
3. Jesse Ewart (Team Sapura Cycling Malaysia) poin 21

Pebalap Indonesia tercepat (red white jersey)

1. Aiman Cahyadi (PGN Road Cycling Team Indonesia) dengan 13 jam 13 menit 15 detik
2. Muhammad Abdurrahman (KFC Cycling Team Indonesia) dengan 13 jam 14 menit 29 detik
3. Agung Ali Sahbana (KFC Cycling Team Indonesia) dengan 13 jam 17 menit 3 detik.

Untuk kategori tim
1. Team Sapura Cycling Malaysia dengan 39 jam 24 menit 25 detik
2. Team UKYO Jepang dengan 39 jam 25 menit 56 detik
3. Kinan Cycling Team Jepang dengan 39 jam 35 menit 58 detik
4. KFC Cycling Team Indonesia dengan 39 jam 44 menit 32 detik
5. Team Go For Gold Filipina dengan 39 jam 46 menit 08 detik.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...