Ragam AgrariaPengarsipan komik Indonesia terbentur kesadaran kolektor

Pengarsipan komik Indonesia terbentur kesadaran kolektor

Saya sudah ngomong 100 kali soal ini tapi watak kepelitan itu yang harus dibongkar. Saya enggak minta komiknya cuma datanya aja. Arsip ini memang super mahal

Jakarta ((Feed)) – Sastrawan Seno Gumira Adjidarma mengatakan bahwa mengarsipkan komik yang pernah rilis di Indonesia sangatlah susah, hal ini sebabkan oleh keengganan para kolektor untuk mendata komik yang dimiliki.

“Saya sudah ngomong 100 kali soal ini tapi watak kepelitan itu yang harus dibongkar. Saya enggak minta komiknya cuma datanya aja. Arsip ini memang super mahal,” kata Seno dalam diskusi “Komik Itu Baik” di Jakarta, Sabtu.

“Salah satu cara untuk mengarsipkan ya semua orang menyumbangkan koleksinya. Arsip komik Indonesia bisa terselamatkan karena kerja kolektor yang berburu komik ke seluruh nusantara. Ada yang baik meminjamkan tapi ada juga yang pelit-pelit,” lanjutnya.

Baca juga  Kodam Sriwijaya tambah 100 personel bantu padamkan karhutla

Seno yang mendapat gelar doktor pertama bidang komik di Indonesia ini mengatakan bahwa sejak dulu telah memiliki rencana bersama Arswendo Atmowiloto untuk membuat museum komik.

Sayangnya hingga akhir hayat Arswendo, keinginan tersebut belum tercapai dan diwujudkan dengan menghadirkan “Festival Cergam Komik Itu Baik – Tribute untuk Arswendo Atmowiloto” di Galeri Dia.lo.gue, Kemang mulai 28 September hingga 20 Oktober.

“Saya pernah bilang ke mas Wendo, ‘Yuk kita bikin museum kayak HB Jasin tapi versi komik’, tapi ya gitu saja. Terus kepikiran lagi, tapi mas Wendo sudah enggak ada,” ujar penulis novel “Biola Tak Berdawai” itu.

Masih menurut Seno, pengarsipan komik di Indonesia sangatlah penting, selain untuk kajian komik, hal ini juga berguna sebagai acuan dalam penulisan sejarah.

“Semua kolektor baiknya mendata komik-komiknya dan sudilah untuk menggabungkan semuanya. Kan sekarang juga sudah jamannya scan,” jelasnya.

Baca juga  PayPal segera masuk China lewat akuisisi

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...