Ragam AgrariaWenger jualan resep sukses, fans Manchester United sarkastis

Wenger jualan resep sukses, fans Manchester United sarkastis

Jakarta ((Feed)) – Fans Manchester United sontak bereaksi sarkastis atas tawaran resep sukses yang diberikan dan disodorkan mantan manajer Arsenal Arsene Wenger.

Keinginan Wenger itu tentu saja menggetarkan sendi sepak bola Inggris mengingat Arsenal merupakan musuh bebuyutan dari Manchester United.

Mantan bos Arsenal itu melontarkan komentar yang menuai reaksi dari fans Manchester United.

Fans Manchester United memandang bahwa Arsene Wenger bukan sosok yang tepat menjadi manajer bagi skuad yang kini dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer itu.

Kubu Old Trafford sontak bereaksi, dan serta merta memunculkan rivalitas antara kedua klub papan atas Liga Inggris itu.

Wenger menyarankan kepada kubu Manchester United agar segera mengambil tindakan konkret bila memang ingin meraih gelar di musim ini, salah satunya merekrut empat pemain anyar.

Menurut Wenger, kiprah empat pemain anyar itu diharapkan dapat mengubah dan meningkatkan performa Manchester United, sebagaimana dikutip dari laman the mirror.

Baca juga  Lagunya diparodikan NASA, jantung Ariana Grande ingin meledak

“(Melatih) Manchester United merupakan pekerjaan yang banyak diimpikan dan dinanti oleh setiap manajer. Setidaknya, ini berlaku bagi setiap manajer yang memiliki keberanian dan kepercayaan diri,” kata Wenger.

Ketika bereaksi terhadap tawaran resep Wenger itu, seorang fans Manchester menyatakan, “Jika saja Arsene Wenger menjadi manajer Manchester United berikutnya, saya tidak tidak akan pernah mendukung mereka lagi… Tidak akan pernah!”

Fans lain berkomentar, “Saya tidak membenci Wenger, hanya saja yang kami butuhkan perbaikan di jangka panjang. Kami tetap ingin bersama dengan Ole Gunnar Solskjaer dan melihat hasilnya di kemudian hari. (Kalau saja manajemen mendukung), maka bolehlah kalau Mauricio Pochettino melatih (Manchester United) di musim panas.”

Fans Manchester berkomentar dengan nada sarkastis, “Wenger adalah dinosaurus. (Dia) tidak lagi relevan, ketinggalan jaman dan tidak lagi dibutuhkan. Jangan lagi Manchester United membuat kekeliruan lagi.”

Baca juga  Quartararo klaim pole position GP Thailand, Marquez, Rossi terjatuh

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...