Ragam AgrariaEtape pertama Tour de Banyuwangi Ijen, pebalap Mongolia tercepat

Etape pertama Tour de Banyuwangi Ijen, pebalap Mongolia tercepat

Jakarta ((Feed)) – International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2019 etape pertama dari Genteng menuju Kantor Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu dengan jarak tempuh 133,2 km sudah berakhir dan pebalap asal Mongolia, Maral Erdene Batmunkh menjadi yang tercepat.

Pebalap dari Terengganu Cycling Team Malaysia itu membukukan catatan waktu tiga jam tiga menit 36 detik disusul pebalap Robbie Hucker dari Ukyo Team Jepang dan di posisi tiga ada Jesse Ewart dari Team Sapura Cycling Malaysia.

ITdBI 2019 etape pertama merupakan lintasan cukup digemari pebalap karena terdapat trek datar maupun tanjakan meski tidak tinggi. Kondisi ini jelas membuat persaingan ketat meski akhirnya rombongan terpecah dan hanya lima pebalap yang masuk rombongan terdepan.

Ketatnya persaingan juga terjadi pada pebalap Indonesia. Selamat Juangga dari KFC Cycling Team menjadi satu-satunya pebalap tuan rumah yang sukses masuk 10 besar. Untuk pebalap lain terlepar dari pebalap terdepan dan hanya berada di posisi 13 yaitu Bernard van Aert yang memperkuat timnas Indonesia.
 

Baca juga  Edo Kondologit: Pemerintah selesaikan Papua secara komprehensif
Pebalap sepeda beradu cepat pada Kejuaraan Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2019 di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (25/9/2019). (Feed) FOTO/Budi Candra Setya/wsj ((Feed) FOTO/BUDI CANDRA SETYA)

Untuk pebalap Indonesia lain tercecer dibelakang seperti halnya pebalap dari PGN Road Cycling Team. Adalah Jamalidin Novardianto yang hanya berada di posisi 17. Jarak catatan waktu dengan pebalap finis terdepan mencapai empat menit 22 detik.

Juara etape pertama ITdBI 2019 Maral Erdene Batmunkh selain memuncaki klasemen umum (yellow jersey) juga berhak memegang jersey raja sprint (green jersey) sementara dengan raihan 26 poin. Sedangkan untuk predikat raja tanjakan (polkadot jersey) sementara dipegang oleh Marcos Garcia dari Kinan Cycling Team dengan delapan poin.

Setelah menyelesaikan etape pertama, pebalap yang finis bakal melanjutkan balapan ke etape dua dari Alas Purwo National Park menuju Kantor Bupati Banyuwangi dengan jarak tempuh 148,2 km.

ITdBI 2019 menempuh total jarak 520,6 km yang terbagi atas empat etape. Pada kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan level 2.2 ini diikuti 19 tim termasuk tim tuan rumah Banyuwangi yaitu Banyuwangi Road Cycling Community.

Baca juga  Chelsea ditahan imbang Sheffield akibat gol bunuh diri Zouma

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...