Ragam AgrariaNagita Slavina masih malu jadi penyanyi

Nagita Slavina masih malu jadi penyanyi

Jakarta ((Feed)) – Selebritas Nagita Slavina mengaku masih ragu masuk industri tarik suara karena masih memiliki banyak pekerjaan lain dan malu.

“Kerjaan yang lain masih banyak banget. Jadi, aku enggak bisa ngambil prioritas nyanyi dulu atau apa dulu. Kalau malu ya, memang iya sih. Tapi, itu bicara lain ya,” ujar perempuan yang akrab disapa Gigi itu dalam peluncuran Billboard Indonesia Top 100 di Jakarta, Rabu.

Gigi menuturkan sejak kecil memang malu untuk bernyanyi di hadapan banyak orang. Meski sudah mulai terbiasa, dia tetap merasa tidak percaya diri jika harus bernyanyi.

“Sekarang agak lebih berangsur, lebih baik. Cuma kalau tampil di depan banyak orang tuh, adrenalinnya sampai pingin pingsan. Maksudnya, belum sampai ke sana (berani), tapi pelan-pelan lah,” kata ibu Rafathar Malik Ahmad itu.

Baca juga  Timnas U-19 Indonesia berharap dapat perlawanan ketat dari Iran

Gigi juga sering mendapat tawaran untuk menyanyi. Tapi karena tidak percaya diri, dia pun banyak menolak pekerjaan tersebut.

“Bukan nolak rezeki sih, cuma lebih ke ya gitu sih, kalau nyanyi kan butuh referensi panjang. Enggak mungkin juga aku nerima kerjaan setengah-setengah. Jadi mungkin lebih ke prioritas yang lain lah,” katanya.

Gigi dan Raffi Ahmad memiliki label musik yang bernama RANS Music. Label itu dibuat berdasarkan hobi keduanya yang senang mendengarkan musik.

“Label itu kan bukan berangkat dari aku yang mau jadi penyanyi. Tapi, kebetulan Raffi pengin ngangkat musik-musik yang kami dulu senang. Jadi, label yang kami bikin itu karena kami pengin bikin suatu karya aja buat teman-teman yang lain,” ujar Gigi.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...