Ragam AgrariaGoogle luncurkan "Google Play Pass", pesaing Apple Arcade

Google luncurkan "Google Play Pass", pesaing Apple Arcade

Jakarta ((Feed)) – Kurang dari seminggu setelah peluncuran Apple Arcade, Google Play Store mengumumkan etalase gim mobile berlangganannya dengan nama “Google Play Pass.”

Dilansir dari IGN pada Rabu, pengguna Google Play Store dapat memilih untuk membayar USD4,99 (sekira Rp70 ribu) per bulan untuk mendapatkan akses ke lebih dari 350 aplikasi gim dan lainnya yang akan ditambahkan setiap bulan.

Layanan gim berlangganan ini juga tersedia paket keluarga (family subscription) yang bisa dibagi untuk lima anggota tiap akunnya.

Google mengatakan bahwa permainan dan aplikasi di Play Pass akan menampilkan nol iklan (zero ads), pembelian dalam aplikasi (in-app purchase), atau pun paywalls.

Beberapa gim yang termasuk dalam Google Play Pass antara lain versi mobile dari “Stardew Valley”, “Monument Valley 1 dan 2”, “Terraria”, “Star Wars: Knights of the Old Republic”, “Limbo”, “Journey’s Old Man”, dan banyak lagi.

Baca juga  Mario Gomez bangga Borneo 10 laga tak terkalahkan

Google Play Pass dapat ditemukan dengan membuka Google Play Store, mengetuk ikon menu di kiri atas, dan mencari Play Pass dengan ikon “tiket”.

Selain untuk pemain (gamer), Google juga menyebutkan bahwa pihaknya terbuka kepada pengembang gim (game developer) yang ingin menempatkan permainan mereka di Google Play Pass.

Sementara itu, Google Play Pass akan tersedia minggu ini di Amerika Serikat, dan akan disusul oleh negara-negara lainnya dalam waktu dekat.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...