Ragam AgrariaLi Na tidak mau ikut-ikutan "comeback"

Li Na tidak mau ikut-ikutan "comeback"

Jakarta ((Feed)) – Mantan petenis nomor satu China Li Na menyatakan tidak ingin ikut-ikutan kembali bermain tenis setelah menyatakan pensiun dan mempunyai anak kendati ia mengaku merindukan perjuangan dan kompetisinya.

Li Na pensiun dari tenis pada usia 32 dan telah dikaruniai dua anak.

Dikutip dari AFP, Senin, Li Na menegaskan tidak ingin comeback, kendati pemain seperti Serena Williams dan Victoria Azarenka menikmati sukses setelah melahirkan.

Juara Grand Slam empat kali dan ibu tiga anak Kim Clijsters baru saja mengumumkan akan kembali mengikuti tur tahun depan, namun Li Na mengatakan ia tidak akan meniru petenis Belgia itu.

“Seratus persen, tinggal di rumah,” katanya. “Jauh lebih mudah, tidak banyak tekanan. Setidaknya di rumah Anda melakukan sesuatu dan tidak ada yang tahu. Tapi di lapangan tenis, jika Anda membanting raket, seluruh dunia tahu.”

Baca juga  Kodim 0730 Gunung Kidul normalisasi air bawah tanah di Purwodadi

Li mengakui kangen dengan “perjuangan dan kompetisinya” namun ia gembira jauh dari tekanan sirkuit tenis dan mengatakan ia tidak akan memaksa anak-anaknya mengambil olahraga.

“Pertama Anda ingin menumbuhkan minat pada olahraga. Ketika seorang anak dengan tulus tertarik pada sesuatu, Anda bahkan tidak perlu mendorong mereka untuk melakukan sesuatu. Jika Anda memaksa mereka untuk melakukan sesuatu, hasilnya tidak akan baik,” kata Li.

Pada kesempatan yang sama Li Na mengatakan bahwa negaranya sangat membutuhkan figur petenis putra yang bisa menjadi panutan.

Li memunculkan minat pada tenis di seluruh negeri China yang belum pernah terjadi sebelumnya, setelah ia menjadi petenis Asia pertama yang menjadi juara nomor tunggal Grand Slam pada French Open 2011. Ia pensiun pada 2014 setelah menambahkan gelar besar keduanya pada Australia Open tahun itu.

Baca juga  Habibie dalam ingatan orang Gorontalo

Saat ini terdapat empat petenis putri China yang berada pada 50 peringkat teratas dunia. Namun petenis putra peringkat teratas negeri itu, Bai Yan, berada pada ranking 222 dalam ATP Tour.

“Saya berharap kelompok putra bekerja dengan baik. Itu akan hebat,” kata Li kepada reporter pada turnamen WTA Tour Wuhan Open di kota tempat tinggalnya pekan ini, tempat diselenggarakan upacara khusus untuk merayakan masuknya dia ke dalam International Tennis Hall of Fame.

“Saya kira untuk putra, mereka membutuhkan satu pemain untuk tumbuh dan menunjukkan kepada semua orang ‘saya berhasil’ dan memberi percaya diri bagi atlet muda lainnya.”

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...