Ragam AgrariaKota Tangerang jadi finalis dunia kompetisi penurunan emisi GRK

Kota Tangerang jadi finalis dunia kompetisi penurunan emisi GRK

Ini kompetisi tingkat dunia yang memperebutkan hibah total sebesar 2 juta USD,

Tangerang ((Feed)) – Kota Tangerang masuk dalam 10 Finalis Kompetisi Million Coolroofs Challenge atau kompetisi tingkat dunia untuk peningkatan pemanfaatan atap yang memiliki kemampuan merefleksi panas matahari dengan menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK).

Kepala Seksi Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Mesi Shinta Dewi di Tangerang Senin menjelaskan, dari hasil pengumuman yang disiarkan secara langsung melalui laman resminya, Kota Tangerang masuk dalam sepuluh besar.

Adapun sembilan perwakilan lainnya adalah dari Filipina, Social Tech In Partnership Woth MonArtisan, South African National Energy Development Institute, Meksiko, Rwanda Green Building Organization, Kenya, Senegal, Cool Roof Piloting Initiative in Niger, dan Brac University  Bangladesh.

“Ini menjadi prestasi dan peluang besar bagi Kota Tangerang dalam upaya menurunkan emisi gas rumah kaca dengan kerja sama tingkat Nasional dan Internasional,” ujarnya.

 

Kolaborasi yang dilakukan adalah dengan Universitas Pendidikan Indonesia sebagai mitra lokal.

Baca juga  BMKG imbau pengelola resort batasi aktivitas di laut

Sedangkan dengan University Of Florida sebagai mitra di tingkat internasional telah dihasilkan kerja sama yang bersifat science to develop policy melalui keikutsertaan dalam Kompetisi Million Coolroofs Challenge.

Kompetisi Million Coolroofs Challenge adalah kompetisi tingkat dunia yang memperebutkan hibah total sebesar 2 juta USD yang akan digunakan untuk peningkatan pemanfaatan atap yang memiliki kemampuan merefleksi panas matahari, khusunya untuk negara-negara berkembang yang memiliki suhu harian cukup tinggi serta memiliki tingkat penggunaan pengatur suhu ruangan (AC) yang tinggi pula.

The Million Cool Roofs Challenge diselenggarakan oleh Kigali Cooling Efficiency Program (K-CEP) bekerja sama dengan Global Cool Cities Alliance, Sustainable Energy for All and Nesta’s Challenge Prize Centre.

Kompetisi ini akan menghadiahkan hibah 100.000 USD kepada 10 finalis sebagai dana untuk melakukan perubahan dan saat ini Kota Tangerang telah dinyatakan sebagai salah satu finalis dan diundang menghadiri acara New York Climate Week dan The Induction Event yang akan diadakan pada akhir September 2019 di The Garrison Institute, New York, AS.

Baca juga  69 titik panas di Kaltara, 12 lokasi berpotensi terjadi kebakaran

 

“Dana 100.000 USD ini akan digunakan untuk mendanai pilot project yang untuk kemudian kembali dilombakan di antara para finalis untuk memperebutkan 1.000.000 USD,” ujarnya.

Peningkatan awareness menjadi salah satu indikator penting pada kompetisi ini. Untuk itulah acara Sosialisasi Peningkatan Kualitas Iklim Mikro di Kota Tangerang diselenggarakan sebagai langkah awal memasyarakatkan program Coolroofs di Kota Tangerang, ujarnya.

Tujuan dari acara sosialisasi program coolroofs adalah memperkenalkan tujuan, kegiatan dan dampak program Million Coolroofs Challenge kepada warga dan pemangku kepentingan Kota Tangerang.

“Juga untuk memberikan penjelasan teknis implementasi program Million Coolroofs Challenge sebagai sarana untuk mendapatkan komitmen warga dan para pemangku kepentingan untuk terlibat secara aktif dalam Program Million Coolroofs Challenge,” katanya.

 

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...