Ragam AgrariaTour de Siak, pebalap BSP Siak Nur Fathoni juarai etape empat

Tour de Siak, pebalap BSP Siak Nur Fathoni juarai etape empat

Siak ((Feed)) – Pebalap Indonesia dari tim Bumi Siak Pusako (BSP) Siak, Riau, Muhammad Nur Fathoni menjadi juara etape empat Tour de Siak 2019 dengan rute Siak City Race sebanyak enam putaran dengan jarak tempuh 102 km, Minggu.

Nur Fathoni menjadi yang terbaik setelah menang adu sprint dengan 46 pebalap lainnya saat masuk finis. Pebalap dengan nomor start 11 ini membukukan catatan waktu dua jam 20 menit 55 detik.

“Waktu lap pertama saya nomor tiga, lalu pemulihan tenaga untuk sprint lap terakhir. Ini juga berkat kerjasama tim membuat garis mengantar saya untuk nomor satu,” kata Nur Fathoni usai perlombaan.

Dengan hasil tersebut, Nur Fathoni mampu mendongkrak posisinya pada klasemen umum Tour de Siak 2019 dengan menjadi pebalap Indonesia terbaik dan berhak mendapatkan kaos merah putih.

Baca juga  UNJ tuan rumah konferensi penelitian mengenai anak internasinal

“Secara umum individu saya masuk 10 besar. Tapi untuk posisi pebalap Indonesia saya nomor satu. Kami akui balapan kali ini cukup sulit karena asap,” kata pebalap kenyang pengalaman ini.

Pada etape empat kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan level 2.2, Nur Fathoni saat masuk finis dibuntuti oleh Muhammad Harrif Saleh dari Trengganu Cycling Team Malaysia dan Aidan James Mendoza dari Go For Gold Filipina.

Balapan Tour de Siak 2019 terbilang cukup berat karena juga berhadapan dengan kabut asap. Dari empat etape yang direncanakan hanya tiga yang terlaksana. Etape tiga, Sabtu (21/9) harus dibatalkan balapan yang sudah berjalan 20 km harus dihentikan karena kabut asap cukup tebal dan mengganggu balapan.

Pada etape pertama, pebalap Trengganu Cycling Team, Nur Amirul Fachruddin Mazuki menjadi yang terbaik. Sedangkan pada etape dua giliran pebalap Indonesia yang memperkuat timnas Indonesia, Reno Yudha Sansoko.

Baca juga  Korem 032 Wirabraja ciptakan penjernih air untuk daerah 3T

Dengan tuntasnya etape empat maka Tour de Siak 2019 dipastikan berakhir. Pebalap Trengganu Cycling Team Malaysia, Nur Amirul Fachruddin Mazuki dinobatkan sebagai juara setelah membukukan total catatan waktu lima jam 29 menit 21 detik.

Untuk kategori tim, Kinan Cycling Team asal Jepang menjadi yang terbaik dengan total catatan waktu 16 jam 29 menit 49 detik. Sedangkan predikat raja sprint juga diraih oleh Pebalap Trengganu Cycling Team Malaysia, Nur Amirul Fachruddin Mazuki dengan 28 poin.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...