Ragam Agraria1,9 ton sampah dikumpulkan saat hari kebersihan dunia di Aceh Barat

1,9 ton sampah dikumpulkan saat hari kebersihan dunia di Aceh Barat

Meulaboh ((Feed)) – Peringatan Hari Kebersihan Dunia atau World Clean Up Day (WCD) Tahun 2019 yang dipusatkan di 14 titik di Kota Meulaboh, Ibukota Kabupaten Aceh Barat, berhasil mengumpulkan 1,9 ton sampah dari aksi sekitar 3.000 relawan berhasil.

“Ini merupakan prestasi baru bagi masyarakat Aceh Barat, karena banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kabupaten Aceh Barat, Mulyadi SHut di Meulaboh, Minggu.

Sampah yang berhasil dikumpulkan tersebut kemudian dilakukan pemilahan di sebuah tempat pengolahan sampah di kawasan Desa Kampung Belakang, Meulaboh, untuk aneka pemanfaatan.

Sedangkan sisanya diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Tumpok Ladang, Kecamatan Meureubo, untuk dimusnahkan.

Mulyadi berharap kegiatan aksi bersih-bersih tersebut merupakan bagian dari dukungan dan partisipasi masyarakat, dan salah satu bentuk komitmen bersama dalam rangka kampanye mengurangi penggunaan dan limbah sampah plastik khususnya di Kabupaten Aceh Barat.

Baca juga  Ribuan masker dibagikan ke warga Tebing Tinggi minimalisasi kabut asap

“Kegiatan WDC ini melibatkan semua komunitas, pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai perusahaan BUMN & swasta serta masyarakat dengan mengumpulkan berbagai sampah plastik,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...