Ragam AgrariaRatusan orang terlibat gerakan pungut sampah di Temanggung

Ratusan orang terlibat gerakan pungut sampah di Temanggung

hampir di setiap sungai, jembatan menjadi tempat sampah terbuka

Temanggung ((Feed)) – Ratusan Orang terlibat gerakan memungut sampah di sekitar Pasar Pingit Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu, dalam memperingati Hari Bersih Bumi Sedunia atau World Cleanup Day.

Kegiatan pungut sampah tersebut diawali apel yang dipimpin Bupati Temanggung M. Al Khadziq di Terminal Pingit, kemuidian para peserta apel menyebar di sekitar Pasar Pingit melakukan gerakan pungut sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung Agus Prasojo mengatakan kegiatan ini untuk mendukung kinerja bersih dan gerakan pungut sampah dalam rangka Hari Bersih Bumi Sedunia tingkat Kabupaten Temanggung.

Ia menyebutkan kegiatan ini melibatkan sekitar 700 orang terdiri atas masyarakat desa Pingit, ASN, TNI/Polri, satpam, siswa sekolah, santri, guru, PKK, kelompok tani, karyawan pabrik, relawan, dan ormas.

Baca juga  Hanum Rais klaim cuitannya soal Wiranto terhapus

Ia menyampaikan maksud kegiatan ini adalah untuk menggerakkan seluruh potensi masyarakat agar peduli terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.

Ia menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran seluruh masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, meminimalisir pencemaran baik pencemaran udara, air, dan tanah dan mencegah bahaya banjir.

Selain itu, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memberikan rasa aman nyaman dan damai.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq berharap gerakan Bersih Bumi Sedunia ini tidak hanya sekadar melaksanakan rutinitas kegiatan bersih bumi tetapi kegiatan ini betul-betul dijadikan kesempatan masyarakat untuk membersihkan Temanggung yang akhir-akhir ini kotor di mana-mana.

“Hampir di setiap sungai, jembatan menjadi tempat sampah terbuka, di belakang rumah juga menjadi tempat sampah, di pinggir jalan, di tikungan jalan, di mana-mana menjadi tempat sampah terbuka akibatnya sekarang Temanggung kotor,” katanya.

Baca juga  Hujan buatan berhasil turun di Riau

Ia mengatakan momentum ini sebagai awal untuk membersihkan bumi Kabupaten Temanggung.

Ia menyampaikan Pemkab Temanggung telah mengeluarkan instruksi agar semua RT bergerak bersama-sama, harapannya ada 780.000 masyarakat Kabupaten Temanggung besok Minggu (22/9) bekerja bersama-sama untuk memungut sampah di lokasinya masing-masing.

“Jika semua masyarakat, semua RT, RW, dusun, desa, kelurahan di Kabupaten Temanggung melakukan gerakan bersama-sama maka secara teoritis besok siang Temanggung bersih,” katanya. 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...