Ragam AgrariaWali Kota Pontianak instruksikan tunda olahraga karena asap karhutla

Wali Kota Pontianak instruksikan tunda olahraga karena asap karhutla

Petugas rumah oksigen yang ditempatkan di tiap puskesmas enam kecamatan juga siaga dan siap memberikan pelayanan pada masyarakat yang mengalami sesak nafas karena ISPA

Pontianak ((Feed)) – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menginstruksikan kepada panitia pelaksana kegiatan olahraga untuk menunda agenda tersebut karena kondisi udara yang semakin memburuk bahkan masuk kategori berbahaya, dampak asap karhutla (kebakaran hutan dan lahan).

“Seluruh kegiatan olahraga saya minta ditunda karena kondisi udara semakin memburuk, bahkan masuk kategori berbahaya,” kata dia di Pontianak, Jumat malam.

Kondisi udara yang kian memburuk akibat kabut asap karhutla, berdampak sejumlah kegiatan luar ruangan (outdoor) dihentikan sementara waktu, termasuk Pontianak International Dragon Boat (PIDB) yang baru saja dibuka pada Jumat pagi.

Selain iven PIDB, pihaknya juga meminta kegiatan Khatulistiwa Run yang rencananya digelar pada Minggu (22/9) ditunda, guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Kegiatan luar ruangan lainnya untuk sementara waktu juga dihentikan sampai kondisi udara berangsur normal.

Berdasarkan informasi dari BMKG Pontianak, diperkirakan mulai 20 September, Kalbar diguyur hujan, dimulai dari sebagian Kabupaten/Kota Sambas, Singkawang, Bengkayang, Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Kapuas Hulu.

Baca juga  Raja Sapta Oktohari serahkan berkas formulir pencalonan Ketum KOI

Pada 21 hingga 26 September 2019, diperkirakan hujan akan turun di hampir seluruh wilayah Kalbar dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Mudah-mudahan Kalbar segera diguyur hujan agar asap karhutla segera hilang dan kondisi udara normal kembali,” katanya.

Edi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan, antara lain dengan menghindari keluar rumah atau beraktivitas di luar ruangan jika tidak benar-benar karena hal penting.

“Petugas rumah oksigen yang ditempatkan di tiap puskesmas enam kecamatan juga siaga dan siap memberikan pelayanan pada masyarakat yang mengalami sesak nafas karena ISPA Iinfeksi Saluran Pernapasan Atas),” katanya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Pontianak Syarif Saleh mengatakan PIDB 2019 diikuti ratusan atlet dari lima negara, yakni Malaysia, Filipina, Brunai Darussalam, Australia, dan China, serta Indonesia sebagai tuan rumah.

“Perlombaan PIDB 2019 yang baru pertama kali digelar di Kota Pontianak ini diikuti oleh lima negara dan dibagi dalam dua kategori, yakni kelompok lokal dan kelompok internasional. Untuk peserta lokal diikuti oleh enam kabupaten/kota dengan 228 atlet terdiri dari Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Landak, Kubu Raya, dan Kota Pontianak sebagai tuan rumah,” katanya.

Baca juga  Serangan "zero-day" terpa Android, ponsel-ponsel ini terdampak

Pada PIDB 2019, Malaysia mengirimkan 24 atlet, Filipina 22 atlet, Brunai Darussalam 22 atlet, Australia 55 atlet, dan China 15 atlet, serta Indonesia sebagai tuan rumah yang akan menurunkan tim dari sejumlah provinsi di Tanah Air.

Ia menjelaskan Indonesia akan menurunkan beberapa tim dari provinsi lain, seperti dari Provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

“Selanjutnya untuk kategori internasional diikuti oleh lima negara dengan 138 atlet, yakni terdiri dari Malaysia sebanyak 24 atlet, Filipina 22 atlet, Brunai Darussalam 22 atlet, Australia 55 atlet, dan China sebanyak 15 atlet,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...