Ragam AgrariaPemerintah yakini habitat badak Sumatera masih ada di Kalimantan

Pemerintah yakini habitat badak Sumatera masih ada di Kalimantan

Jakarta ((Feed)) – Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menyakini spesies badak Sumatera atau Dicerorhinus Sumatrensis masih tersisa di Kalimantan dengan adanya temuan beberapa waktu terakhir.

“Kita yakini di Kalimantan masih ada badak, terbukti ada kampung badak, ada perusahaan yang menamakan badak, jadi ada nilai sejarah bahwa ada badak di sana,” kata Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial KSDAE KLHK Tandya Tjahjana di Jakarta, Jumat.

Pada 2013 untuk pertama kalinya ditemukan badak di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Namun, pembuktian detail penyebarannya perlu didalami. Selain di Kalimantan, spesies badak Sumatera diyakini juga pernah ada di Jawa Tengah dengan beberapa sumber pendukung.

“Karena di Candi Borobudur ada relief atau lukisan yang terpampang badak dan ini membuktikan penyebaran badak luar biasa,” katanya.

Baca juga  Solksjaer sindir Liverpool

Hal yang paling penting dilakukan ke depan yaitu terus melakukan penyelamatan dan memindahkan badak ke tempat yang lebih nyaman. Menurut kajian para ahli, badak termasuk spesies yang cukup sensitif untuk dilakukan pengembangbiakan.

“Upaya penyelamatan badak tidak mudah dan butuh kerja sama dengan berbagai pihak,” katanya.

KLHK, kata dia, terus bekerja dengan berbagai instansi di antaranya perguruan tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pegiat lingkungan, pemerintah daerah dan sebagainya untuk menyelamatkan populasi badak.

Sementara itu, Union for Conservation of Nature (IUCN) Species Survival Commission (SSC) Sumatran Rhino Coordinator Anwar Purwoto mengatakan jika upaya penyelamatan badak di Indonesia berhasil maka lokasi atau tempat pelepasliarannya sudah harus ada.

“Kalau habitatnya tidak diamankan, dijaga dan diselamatkan, maka program penyelamatan badak sulit berhasil karena rumahnya tidak ada,” katanya.

Baca juga  Kiat rawat kulit di tengah polusi Jakarta

Oleh karena itu, kata dia, upaya pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah menyelamatkan rumah atau habitat badak. Selanjutnya, fokus pada aspek pengembangbiakan badak yang masih tersisa.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...