Ragam AgrariaDenpasar gelar Festival Kota Hijau 2019

Denpasar gelar Festival Kota Hijau 2019

ini untuk mempertahankan ruang terbuka hijau agar masih 30 persen di kawasan perkotaan

Denpasar ((Feed)) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLKH) Kota Denpasar, Bali menggelar Festival Kota Hijau 2019 dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas ruang terbuka hijau yang berwawasan lingkungan di kota setempat.

Kepala DLHK Kota Denpasar Ketut Wisada di Denpasar, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi pemkot dengan komunitas lingkungan untuk menyukseskan program pemerintah dalam penguatan lingkungan dan akhirnya berdampak pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

“Ini kita lakukan secara berkolaborasi dengan pihak terkait, khususnya dalam upaya mempertahankan ruang terbuka hijau agar masih 30 persen di kawasan perkotaan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga disertai dengan peluncuran buku Perkumpulan Pencinta Tanaman (PPT)  Denpasar, serah terima bantuan CSR berupa motor TVS Kargo Sampah dan penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Desa Kelurahan Hijau yang disabet Kelurahan Kesiman.

Baca juga  500 perusahaan pemegang konsesi hutan diajak KLHK cegah karhutla

Ketut Wisada mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat karena telah mempertahankan kota yang bersih dan hijau.

“Tim komunitas hijau ini sangat membantu kami, dengan bekerja sama maka akan semakin memaksimalkan kebermanfaatan untuk masyarakat,” ucapnya.

Tiga pilar dalam rangka menuju pembangunan yang baik adalah pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Inilah yang dilakukan di Kota Denpasar, salah satu contoh nyatanya adalah bantuan kendaraan, katanya.

Ketua Perkumpulan Pencinta Tanaman Kota Denpasar Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan bahwa sinergi dan kolaborasi masyarakat, pemerintah dan CSR dari perusahaan sangat baik.

“Partisipasi masyarakat untuk menjaga, keterlibatan pihak swasta untuk mendukung dan tentunya pemerintah dalam memonitor harus terus dipertahankan dan ini patut kita apresiasi,” kata Sely Mantra.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...