Ragam AgrariaSusan Bachtiar belajar mengumpat dari Sheryl Sheinafia untuk "Bebas"

Susan Bachtiar belajar mengumpat dari Sheryl Sheinafia untuk "Bebas"

Jakarta ((Feed)) –

Aktris Susan Bachtiar dan Sheryl Sheinafia memerankan tokoh yang sama di film “Bebas”, karya terbaru duo sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana. Mereka berperan jadi Kris di film yang diadaptasi dari film Korea Selatan “Sunny”, Susan jadi Kris dewasa, sedangkan Sheryl versi remaja.
 
Untuk mendalami karakter ketua geng Bebas, Susan dan Sheryl saling belajar satu sama lain sehingga versi remaja dan dewasa tetap konsisten meski diperankan aktris berbeda.
 
Tokoh Kris digambarkan sebagai perempuan tangguh yang jago bela diri taekwondo yang ternyata betul-betul ditekuni oleh Susan.
 
“Tadinya karate, tapi disesuaikan taekwondo karena yang jago ada di sini,” ujar Sheryl seraya menunjuk Susan dalam konferensi pers penayangan film “Bebas”, Jakarta, Rabu.
 
Dua bulan lamanya Sheryl mempelajari gerakan taekwondo tertentu yang dibutuhkan untuk adegan dalam film. “Sampai cedera lutut,” kenang penyanyi berusia 22 tahun tersebut.
 
Susan menambahkan taekwondo digelutinya bertahun-tahun lalu ketika duduk di bangku SMA. Untuk melancarkan lagi kemampuannya, ia diberikan latihan khusus sebelum syuting.
 
Ada satu hal yang dipelajari Susan dari Sheryl: mengumpat. Karakter Kris kerap mengucapkan “monyet”, baik sebagai umpatan maupun sebutan bernada canda ketika memanggil teman-temannya.
 
“Pas aku ngomong ‘monyet’ semua tertawa, jadi aku belajar cara Sheryl ngomong ‘Nyet’, biar senada.”
 
Ia mendapat beberapa pesan suara dari Sheryl berisi beberapa variasi caranya melontarkan kata tersebut. Susan mengenang, ketika pesan itu sampai dia tak bisa langsung mendengarkan dan berlatih mengumpat karena ia sedang bersama anaknya.
 
Film “Bebas” bercerita tentang persahabatan enam remaja di Jakarta pada 1995-1996. Mereka terpisah selama 23 tahun dan akhirnya bertemu lagi karena sebuah alasan. Pertemuan itu tak hanya menuntaskan rindu, tapi membuat mereka mengingat diri mereka sebelum menghadapi masa dewasa.
 
Karakter-karakter remaja dalam “Bebas” dihidupkan juga oleh Maizura, Agatha Pricilla, Lutesha, Zulfa Maharani, Baskara Mahendra. Sementara versi dewasanya dimainkan oleh Marsha Timothy, Indy Barends, Widi Mulia dan Baim Wong.
 
Film produksi Miles Films dan CJ Entertainment bersama Ideosource Entertainment dan BASE Entertainment ini akan tayang pada 3 Oktober 2019.

Baca juga  Fokus pulihkan kesehatan, Kang Daniel putuskan rehat

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...