Ragam AgrariaMaksimalkan putaran kedua, Persebaya hadirkan Diogo Campos

Maksimalkan putaran kedua, Persebaya hadirkan Diogo Campos

Diogo menjadi pemain terakhir yang kami rekrut di bursa transfer kedua musim ini

Surabaya ((Feed)) – Persebaya Surabaya resmi merekrut Diogo Campos Gomes asal Brazil yang diharapkan mampu membawa tim meraih hasil maksimal di putaran kedua Liga 1 musim kompetisi 2019.

“Ya, Diogo menjadi pemain terakhir yang kami rekrut di bursa transfer kedua musim ini,” ujar Manajer Persebaya Candra Wahyudi seperti dikutip dari laman resmi klub, Selasa.

Diogo Campos yang pada putaran pertama lalu membela Kalteng Putra tersebut menjadi rekrutan baru asing ketiga Persebaya di bursa transfer kedua Liga 1 tahun ini, bahkan menjelang menit terakhir penutupan pendaftaran pemain.

Pemain berpaspor Brazil itu menyusul dua legiun asing baru yang lebih dulu bergabung Persebaya, yaitu David da Silva juga asal Brazil dan Aryn Williams dari Australia.

Baca juga  BMKG Pekanbaru pastikan kabut asap tak menyeberang ke Negeri Jiran

Sepanjang membela Kalteng Putra, Campos mencetak empat gol dan enam assist, termasuk golnya ke gawang kiper Persebaya Miswar Saputra saat laga di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya pada Jumat (13/9).
 

Pesepak bola Kalteng Putra FC Diogo Campos Gomes (kiri) berusaha membayangi pesepak bola Persija Jakarta Maman Abdurahman (kanan) pada laga pertandingan delapan besar Piala Presiden 2019, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019). ((Feed) FOTO/Risky Andrianto)

“Kami yakin dia bisa membantu Persebaya meraih hasil yang lebih baik di putaran kedua,” kata Candra.

Saat perburuan pemain, kata dia, Persebaya terus berkomunikasi dengan duet asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Bejo Sugiantoro, termasuk pelatih kepala Alfred Riedl yang masih berada di Austria.

“Kami benar-benar harus menunggu hingga menit terakhir atau tadi malam pukul 23.00 WIB untuk urusan penambahan pemain karena situasi naturalisasi Dutra dan begitu banyaknya pemain kami yang di Timnas,” katanya.

Di sisi lain, proses naturalisasi Dutra sebenarnya memasuki tahap akhir dan sudah menyelesaikan proses di Komisi X DPR RI bersama Menpora serta Komisi III bersama Kemenkumham sehingga tinggal menunggu salinan Keputusan Presiden.

Baca juga  Turnamen Yuzu Indonesia Masters 2019 siap digelar di Malang

Dari Keppres itu, lanjut dia, baru bisa dilakukan pengambilan sumpah di Kanwil Kemenkumham untuk kemudian mendapatkan KTP serta paspor Indonesia yang diperkirakan baru tuntas pada sepekan ke depan.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...